Innalillahi, Bos Permaisuri Ban, Wibowo Santosa Berpulang
Dunia otomotif lagi berduka nih, guys! 😠Kabar duka datang dari dunia modifikasi, khususnya buat kalian para ‘anak mobil’ yang doyan banget sama pelek. Bos Permaisuri Ban, Wibowo Santosa, dikabarkan telah berpulang. Mari kita simak berita selengkapnya!
Kabar Duka dari Dunia Otomotif: Wibowo Santosa Berpulang¶
Kabar ini pastinya bikin kaget banyak orang, terutama bagi mereka yang udah lama berkecimpung di dunia otomotif sejak tahun 90-an. Permaisuri Ban, toko pelek legendaris di Jakarta Selatan, emang udah jadi langganan para modifikator. Nah, ternyata Bowo, sapaan akrab Wibowo Santosa, dikabarkan meninggal dunia pada tanggal 24 Desember kemarin.
Kronologi Kejadian¶
Informasi yang beredar, Bowo terseret ombak saat sedang berada di pantai di Bali. Mirisnya, kabarnya Bowo sedang berusaha menyelamatkan anaknya yang juga ikut terseret ombak saat surfing. Untungnya sang anak selamat, tapi Bowo nggak bisa melawan ganasnya ombak. Jenazahnya sendiri sudah ditemukan dan dibawa ke rumah sakit Siloam Bali.
“Adik saya sedang sama om Bowo dan anaknya siang ini sedang surfing, anaknya survive, dia (Bowo) terbawa ombak, anaknya om Bowo selamat, Om Bowo kabarnya mau menyelamatkan anaknya, Bianca, namun akhirnya om Bowo yang enggak kuat melawan semesta. Rest in Peace om Bowo yang sangat baik,” ujar salah satu narasumber.
Permaisuri Ban: Jejak Langkah Legendaris¶
Buat kalian yang doyan modifikasi mobil, pasti nggak asing lagi sama Permaisuri Ban. Toko ini udah lama jadi kiblatnya anak mobil yang cari pelek aftermarket. Bahkan, dulu Permaisuri Ban bisa dibilang satu-satunya toko yang jual berbagai macam pelek keren buat modifikasi kaki-kaki mobil.
Permaisuri Ban sendiri berdiri sejak tahun 1977, tepatnya tanggal 7 Juli. Awalnya, Permaisuri Ban adalah cabang dari toko Aneka Ban milik orang tua Bowo di Tanah Abang. Uniknya, nama Permaisuri diambil karena operasional toko dijalankan oleh saudara perempuan Bowo.
Ternyata, toko ini sempat beberapa kali pindah lokasi. Awalnya di area bioskop New Garden Hall (sekarang Blok M Plaza), lalu pindah ke Radio Dalam, hingga akhirnya menetap di Jl. Mahakam 1 No. 5 sampai sekarang.
Bowo juga punya andil dalam tren pelek aftermarket lho! Dulu, dia bikin tren kalau pelek yang dijual cuma 4 buah aja, karena pelek cadangan di luar negeri memang lebih kecil ukurannya dan bersifat sementara. Keren ya!
Perkembangan Permaisuri Ban¶
Seiring waktu, Permaisuri Ban terus berkembang pesat. Dari satu cabang di Mahakam, sekarang mereka sudah punya 5 cabang di beberapa lokasi, seperti:
- Aneka Speed Radio Dalam
- Aneka Putra Sentosa Tendean
- Permaisuri BSD Tangerang Selatan
- Permaisuri Sunter
Pesan Terakhir¶
Kepergian Bowo tentunya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman, dan seluruh pencinta otomotif. Segenap redaksi KabarOto juga turut berduka cita atas meninggalnya Wibowo Santosa. Selamat jalan, om Bowo!
Semoga tulisan ini bisa menjadi pengingat dan penghormatan atas jasa-jasa beliau di dunia otomotif.
Mari kita doakan yang terbaik untuk beliau dan keluarga yang ditinggalkan.
Jangan lupa tinggalkan komentar di bawah ya! Kalau ada info menarik lain tentang dunia otomotif, share juga dong! Sampai jumpa di artikel selanjutnya!
Posting Komentar