Viral! Oknum Pegawai PUPR Sinjai Main Tangan ke Mahasiswa Saat Demo
Wih, ada berita panas nih! 🔥 Jadi, ceritanya ada oknum pegawai Dinas PUPR Sinjai yang main tangan sama mahasiswa pas lagi demo. Penasaran kan? Yuk, kita bedah beritanya satu per satu!
Awal Mula Keributan: Demo Berujung Tamparan¶
image just illustration
Jadi gini guys, ada sekelompok mahasiswa yang lagi demo di depan kantor Dinas PUPR Sinjai, Sulawesi Selatan. Mereka ini lagi nuntut perbaikan jalan di Desa Terasa. Nah, biar dramatis, mereka bakar ban di depan kantor.
Terus, muncul lah seorang pegawai Dinas PUPR, yang sayangnya berbaju kuning (jadi ingat karakter kartun 🤭). Dia nyamperin massa aksi dan minta mereka matiin apinya. Tapi, seorang mahasiswa bernama Taufik nolak, dan terjadilah ketegangan. Eh, si pegawai ini malah main tampar Taufik! Geger deh suasana! 😱
Kronologi Kejadian
| Waktu | Peristiwa |
|---|---|
| Jumat (27/12/2024) sekitar pukul 10.00 | Mahasiswa demo bakar ban di depan kantor Dinas PUPR Sinjai. |
| Beberapa saat kemudian | Pegawai Dinas PUPR datang, minta api dipadamkan. |
| Saat itu juga | Terjadi adu argumen antara pegawai dan mahasiswa (Taufik). |
| Saat itu juga | Pegawai menampar Taufik. |
| Setelah itu | Terjadi aksi saling dorong antara massa aksi dan pegawai. |
Penjelasan dari Pihak Dinas PUPR¶
Kadis PUPR Sinjai, Haris Achmad, bilang mereka udah nerima perwakilan mahasiswa sebelum demo dan udah jelasin kalau jalan yang mereka tuntut bakal dikerjain tahun 2026. DED (Detail Engineering Design)-nya juga udah dianggarkan tahun ini. Masalahnya, anggarannya gede, sekitar Rp 45 miliar, jadi masih nunggu sumber dana yang memungkinkan.
Katanya lagi, para pendemo itu maksa pengen lihat hasil DED dan dijanjikan setelah salat Jumat. Tapi, mereka malah bakar ban, yang akhirnya memicu keributan. “Itu mi yang memancing teman-teman sehingga ada keributan sedikit,” kata Haris. Waduh, padahal udah dikasih penjelasan ya…
Lapor Polisi!¶
image just illustration
Taufik, mahasiswa yang ditampar, gak tinggal diam dong. Dia langsung melaporkan oknum pegawai itu ke Polres Sinjai. “Kami minta agar oknum pegawai Dinas PU Sinjai segera diproses,” tegas Taufik. Dia juga mengaku kalau dia yang jadi jenderal lapangan saat demo. “Nda sakit iya tapi naciderai gerakanku,” katanya. Bener juga sih, ini bukan soal sakitnya, tapi soal harga diri!
Kasat Reskrim Polres Sinjai, Iptu Andi Rahmatullah, membenarkan adanya laporan ini dan bilang mereka akan memprosesnya secara profesional. Mantap! 👍
Video Amatir Aksi Tampar Menampar¶
Kabarnya, ada video berdurasi 34 detik yang merekam kejadian penamparan ini. Sayangnya, di sini kita gak bisa nampilin videonya. Tapi, kalau kamu penasaran, mungkin bisa dicari di media sosial.
Kesimpulan¶
Kejadian ini jadi bukti bahwa komunikasi yang baik itu penting, guys. Demo memang hak setiap warga negara, tapi kekerasan bukan solusi. Semoga kasus ini bisa diselesaikan dengan adil dan jadi pelajaran buat semua pihak.
Gimana menurut kalian? Apakah tindakan oknum pegawai ini bisa dibenarkan? Jangan ragu buat komentar di bawah ya! Atau, kalau kamu punya informasi lain, boleh banget dishare di sini. Sampai jumpa di berita selanjutnya! 😉
Posting Komentar