Berlin Jadi Penyelamat Lukisan Bersejarah Ukraina, Kok Bisa?

Table of Contents

Wih, ada cerita seru nih! Jadi, ceritanya ada lukisan-lukisan bersejarah dari Ukraina yang lagi kena musibah, terus diselametin sama Berlin. Penasaran kan? Yuk, kita simak bareng-bareng!

Berlin Jadi Pahlawan Lukisan Ukraina? Kok Bisa?

Berlin Jadi Penyelamat Lukisan Bersejarah Ukraina, Kok Bisa?

image just illustration

Awal Mula Kisah: Serangan Roket dan Evakuasi Dramatis

Jadi gini, guys, pas Rusia invasi Ukraina di Februari 2022, Kota Odesa jadi salah satu target. Nah, di Juli 2023, ada roket yang menghantam gedung bersejarah yang ternyata adalah Museum Seni Barat dan Timur. Untungnya, Direktur Museum, Igor Poronyk, udah sigap ngamanin semua karya seni yang dipajang. Keren, kan?

Karya-karya paling berharga dipindahin ke Lviv di perbatasan barat. Tapi, ternyata tempat penyimpanan darurat di Lviv juga nggak optimal. Kata Direktur Poronyk, kondisinya “tidak optimal”. Duh, kasian ya lukisannya.

Ide Cemerlang dari Berlin: Selamatkan Lukisan di Jerman!

Nah, di sinilah Berlin berperan! Ralph Gleis, mantan direktur Museum Galeri Nasional Berlin, punya ide brilian. Dia ngusulin supaya lukisan-lukisan dari Ukraina dipajang sementara di Jerman biar penyimpanannya lebih layak. Akhirnya, di bulan September 2023, semua lukisan itu dikirim lewat jalan darat ke Berlin.

Solidaritas Seni: Pameran di Berlin

Dengan bantuan Kementerian Kebudayaan, lukisan-lukisan itu dipajang di Galeri Lukisan Berlin. Direktur Galeri, Dagmar Hirschfelder, bilang proyek ini adalah “ungkapan solidaritas penting” bagi Ukraina. Dia juga nambahin, “Aset budaya Ukraina sedang dihancurkan dan dimusnahkan secara aktif. Jadi, kontribusi di sini sangat penting bagi kami.” Mantap jiwa!

Dari Odesa ke Berlin: Pameran Besar yang Mengagumkan

Acara pembukaan kecil-kecilan tahun lalu kini diikuti pameran besar bertajuk “Dari Odessa ke Berlin.” Pameran ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, seperti Menteri Negara Kebudayaan Claudia Roth dan Presiden Federal Frank-Walter Steinmeier. Keren banget, kan?

Koleksi Berharga: Karya-karya Abad ke-16 hingga ke-19

Karya-karya yang dikumpulin museum di Odesa ini kebanyakan nunjukin karakter Eropa di abad ke-16 hingga abad ke-19. Nggak heran, soalnya Museum Seni Barat dan Timur di Odessa memang punya salah satu koleksi seni terbesar di Ukraina. Ada lukisan barok seperti “Ecce Homo” karya Bernardo Strozzi, lukisan Madonna karya Francesco Granacci (teman Michelangelo!), karya Roelant Savery, dan karya Johann Baptist von Lampi.

“Kejahatan Cepat Berlalu, Seni Tetap Abadi!”

Pameran khusus di Berlin ini nggabungin berbagai gaya dan genre, nunjukin hubungan antara Ukraina dan Eropa Barat. Direktur Museum Odesa, Poronyk, bilang, “Kami diberi harapan saat orang datang ke museum dan melihat bahwa kertas dan kanvas telah bertahan selama beratus tahun dan mengalami banyak hal. Kejahatan cepat berlalu, tapi seni tetap abadi!Dalem banget!

Pameran Berlangsung Hingga Juni 2025

Nah, pameran khusus dengan karya-karya dari koleksi “Museum Seni Barat dan Timur” ini bakal berlangsung dari 24 Januari hingga 22 Juni 2025 di Berlin. Setelah itu, karya-karya itu rencananya bakal dikirim keliling Eropa, sebelum suatu saat dikembaliin ke Odessa.

Kesimpulan: Aksi Solidaritas yang Menginspirasi

Kisah penyelamatan lukisan-lukisan bersejarah dari Ukraina oleh Berlin ini bener-bener menginspirasi ya! Ini bukti bahwa seni bisa jadi jembatan solidaritas dan persahabatan antar bangsa. Gimana pendapat kalian? Yuk, share di kolom komentar! Atau kalau kalian punya informasi lain yang relevan, jangan ragu buat nambahin ya! Sampai jumpa di berita menarik berikutnya!

Posting Komentar