Obrolan Video Terakhir, PMI Palembang Meninggal Tragis di Jepang

Table of Contents

Kabar duka datang dari negeri sakura, guys! 😔 Seorang pemuda asal Palembang, Tris Rizky Akbar Reformansyah, atau yang akrab disapa Kiki, harus mengakhiri hidupnya secara tragis di Jepang karena kecelakaan kerja. Yuk, kita simak detailnya!

Kiki, PMI Palembang yang Meninggal di Jepang

Obrolan Video Terakhir, PMI Palembang Meninggal Tragis di Jepang

image just illustration

Tris Rizky Akbar Reformansyah (26), seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Palembang, harus berpulang akibat kecelakaan kerja di Jepang. Kejadian nahas ini terjadi saat Kiki sedang memasang perancah gantung untuk perbaikan jalan tol di Yoshiwa, Kota Hatsukaici. Kabar ini tentu saja meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya.

Video Call Terakhir yang Memilukan

Sehari sebelum kejadian, Kiki sempat melakukan video call dengan ibunya, Cik Imah (51). Dalam percakapan tersebut, Kiki mengabarkan kalau dia sudah menerima gaji dan bahkan dapat reward. Ia juga memberi tahu akan bekerja di luar kota. Siapa sangka, obrolan video call tersebut menjadi yang terakhir kalinya bagi mereka.

“Sehari sebelum kejadian, kami masih video call. Dia ngabarin kalau sudah ambil gaji dan dapat reward. Selain itu juga kasih tau kalau mau kerja luar kota (TKP),” kata Cik Imah dengan nada sedih.

Cik Imah mengungkapkan bahwa Kiki memang rutin menelepon dan video call setiap minggunya. Hal ini membuat mereka tetap merasa dekat meski Kiki sudah 7 bulan bekerja di Jepang. Bahkan, Kiki selalu bersemangat video call ketika membuka paket action figure koleksinya.

Firasat Bahagia di Tengah Duka

Cik Imah mengenang, saat video call terakhir, hatinya merasa sangat bahagia melihat Kiki. Kiki tampak ceria dan memakai baju batik. Namun, di balik kebahagiaan itu, tersimpan duka yang mendalam.

“Saat itu firasat saya bahagia sekali hati saya (melihat Kiki). Kiki juga ceria sekali orangnya. Saat itu pakai baju batik,” ungkap Cik Imah dengan pilu.

Kiki sempat mengatakan akan bekerja dinas luar kota selama seminggu. Tak disangka, hari itu menjadi hari terakhir komunikasi mereka. Cik Imah sangat bangga dengan Kiki yang selalu memprioritaskan keluarga, terutama dirinya.

Pemulangan Jenazah dan Rencana Pemakaman

Jenazah Kiki rencananya akan dipulangkan ke Palembang pada hari Sabtu (½/2025) waktu Jepang. Proses pemulangan ini dibantu oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan IM Japan. Jenazah Kiki akan dimakamkan di TPU Mahameru, Palembang, pada hari Minggu (2/2/2025).

Pesan Terakhir dari Kiki

Kiki dikenal sebagai anak yang baik dan berbakti kepada keluarga. Ia selalu mengatakan bahwa ibunya adalah nomor satu dalam hidupnya. Kepergian Kiki tentu meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan sahabat.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Mari kita doakan yang terbaik untuk almarhum Kiki, semoga ia tenang di sisi-Nya. 🙏

Jangan lupa untuk berbagi artikel ini ke teman-teman dan keluargamu, ya. Siapa tahu dengan menyebarkan berita ini kita bisa ikut mendoakan almarhum Kiki. Jangan lupa untuk tinggalkan komentarmu di bawah ini! Kalau kamu ingin baca berita lainnya, jangan sungkan untuk berkunjung lagi, ya! 😉

Posting Komentar