Argentina Nyusul Trump? Presidennya Pengen Cabut dari WHO!

Table of Contents

Waduh, Argentina mau nyusul Trump cabut dari WHO? Seriusan nih?! Yuk, kita bahas lebih dalam berita yang lagi heboh ini!

Argentina Mau Keluar dari WHO? Ada Apa Gerangan?

Argentina Nyusul Trump? Presidennya Pengen Cabut dari WHO!
image just illustration

Presiden Argentina, Javier Milei, bikin gebrakan lagi nih. Kabarnya, dia pengen Argentina keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Keputusan ini diumumkan pada Rabu, 5 Februari 2025. Jadi inget sama kelakuan Donald Trump dulu ya, yang juga pernah cabut dari WHO pada Januari 2025.

Alasan di Balik Keputusan Kontroversial

Kata Milei sih, WHO disalahin atas kebijakan pandemik COVID-19 yang malah bikin kondisi Argentina makin parah. Dia nyebut aturan jaga jarak dan pembatasan sosial itu eksperimen sosial terbesar dalam sejarah. Wah, berat juga nih tudingannya.

Keputusan ini nambah panjang daftar kebijakan kontroversial Milei sejak menjabat di tahun 2023. Dia emang dikenal suka nentang campur tangan lembaga internasional dalam urusan dalam negeri Argentina.

Dampak Ekonomi Jadi Alasan Utama?

Milei ngeklaim kebijakan WHO selama pandemik itu bikin ekonomi Argentina makin amburadul. Pemerintah Argentina bahkan bilang WHO bertanggung jawab atas krisis yang diakibatin sama kebijakan karantina ketat. Gile bener!

“Karantina menyebabkan salah satu bencana ekonomi terbesar dalam sejarah dunia,” begitu bunyi pernyataan resmi pemerintah. Ngeri juga ya dampaknya.

Selain itu, pemerintah juga nuding kebijakan WHO bertentangan dengan Statuta Roma 1998, yang ngatur yurisdiksi Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas kejahatan terhadap kemanusiaan.

Argentina selama ini nyumbang sekitar 8,25 juta dolar AS (sekitar Rp134,3 miliar) ke WHO tiap tahunnya. Kalau jadi keluar, duitnya mau dialihin buat kepentingan dalam negeri. Tapi, banyak pihak yang khawatir langkah ini bisa bikin Argentina susah dapet bantuan medis global.

Terganjal Aturan Hukum?

Ilustrasi Hukum
image just illustration

Langkah Milei ini langsung dapet kritik pedes dari pakar hukum dan oposisi politik. Profesor Juan Gabriel Tokatlian dari Universidad Torcuato Di Tella negesin bahwa keputusan kayak gini nggak bisa diambil sepihak sama presiden.

“Di Argentina, hubungan dengan WHO diatur dalam undang-undang, sehingga untuk keluar, diperlukan persetujuan parlemen,” ujar Tokatlian. Artinya, keputusan ini harus lewat proses legislasi dulu sebelum bisa diterapin. Ribet juga ya.

Juru bicara Milei, Manuel Adorni, ngeyakinin bahwa keluarnya Argentina dari WHO nggak bakal berdampak ke sektor kesehatan nasional. Tapi, organisasi kesehatan kayak Soberanía Sanitaria malah khawatir keputusan ini bisa nyulitin Argentina buat dapet bantuan dan teknologi medis.

Milei Makin Dekat Sama Trump?

Keputusan ini juga dinilai makin mempererat hubungan antara Milei dan Trump. Milei emang sering muji kepemimpinan Trump. Sebelumnya, dia juga ngumumin rencana keluar dari Perjanjian Paris dan bangun pagar di perbatasan sama Bolivia buat batasin imigrasi. Wah, gayanya mirip-mirip ya.

Anggota parlemen oposisi, Gabriel Solano, nyindir kebijakan ini dan nyebut Milei terlalu ngikutin kebijakan Trump.

“Dengan keluarnya Argentina dari WHO, Milei menjadi boneka Trump sepenuhnya,” tulis Solano di media sosial. Pedes bener komentarnya!

Profesor Alejandro Frenkel dari Universidad Nacional de San Martín ngingetin bahwa kebijakan AS nggak selalu cocok buat Argentina.

“AS memiliki sumber daya yang memungkinkan mereka mandiri dalam beberapa aspek, sesuatu yang tidak dimiliki oleh negara seperti Argentina,” ujarnya. Bener juga sih.

Hubungan deket Milei dan Trump udah keliatan sejak sebelum pengumuman ini. Pada November 2024, Milei ngunjungin Florida dan jadi pemimpin asing pertama yang ketemu Trump setelah pemilu AS. Dia juga dateng ke pelantikan Trump pada Januari 2025, bareng Presiden El Salvador Nayib Bukele dan Presiden Ekuador Daniel Noboa.

Kesimpulan: Gimana Nasib Argentina Selanjutnya?

Keputusan Argentina buat keluar dari WHO ini masih jadi perdebatan panas. Kira-kira, apa ya dampak jangka panjangnya buat Argentina? Apakah langkah ini bener-bener bisa bikin ekonomi Argentina membaik, atau malah bikin negara ini makin kesulitan dapet bantuan medis? Waktulah yang akan menjawab.

Gimana pendapat kalian tentang berita ini? Jangan ragu buat komen di bawah ya! Atau, kalau kalian pengen tau lebih banyak tentang isu-isu global lainnya, jangan lupa kunjungi lagi website ini! Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Posting Komentar