Australia Bikin Terobosan: Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan Segera Mengudara!
Wih, keren banget! Australia lagi gencar-gencarnya nih bikin gebrakan di dunia penerbangan. Penasaran kan? Yuk, simak berita selengkapnya!
Australia Mau Terbang Lebih Hijau! Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan Siap Mengudara!¶
image just illustration
Australia lagi serius banget nih buat mengurangi emisi gas rumah kaca. Salah satu caranya? Ya dengan mengembangkan bahan bakar pesawat yang lebih ramah lingkungan alias Sustainable Aviation Fuel (SAF)! Kabar baiknya, mereka udah dapat dukungan dana besar buat mewujudkan mimpi ini.
Suntikan Dana Segar untuk Biorefinery¶
Badan Energi Terbarukan Australia (ARENA) nggak main-main nih. Mereka bakal menggelontorkan dana sekitar 8 juta dolar Australia (setara 5 juta dolar AS) ke perusahaan teknologi Licella. Tujuannya? Untuk meneliti biorefinery di Queensland yang bakal memproduksi SAF. Keren, kan?
Apa sih biorefinery itu? Gampangnya, biorefinery itu kayak kilang minyak, tapi bahan bakunya bukan minyak bumi, melainkan biomassa alias bahan-bahan organik. Jadi, lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Memanfaatkan Limbah Gula untuk Bahan Bakar¶
Proyek ini bakal memanfaatkan limbah gula dari pabrik gula Isis Central Sugar Mill. Jadi, limbah yang tadinya nggak kepake, sekarang bisa jadi bahan bakar pesawat! Cerdas banget, ya?
Menteri Perubahan Iklim dan Energi Australia, Chris Bowen, bilang, “Dengan memproduksi lebih banyak bahan bakar dari energi terbarukan dan bahan baku di pesisir Australia, kita bisa memperkuat pasokan, ketahanan, dan kebersihan bahan bakar kita.” Mantap!
Uji Coba di Bandara¶
Nggak cuma itu, perusahaan energi Australia, Viva Energy, juga dapat dana buat ujicoba penyimpanan dan penggunaan SAF di bandara. Jadi, nanti pesawat-pesawat di Australia bisa terbang dengan bahan bakar yang lebih bersih.
Tantangan dan Potensi¶
CEO ARENA, Darren Miller, mengakui kalau penerbangan memang jadi industri yang menantang dalam hal pengurangan emisi. Soalnya, penerbangan domestik menyumbang sekitar 2% dari emisi gas rumah kaca Australia. Tapi, dengan adanya SAF ini, diharapkan emisi bisa dipangkas secara signifikan.
Menurut laporan dari The Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO), Australia punya cukup banyak bahan baku buat memasok hampir 5 miliar liter SAF pada tahun 2025. Tapi, sayangnya, proyek produksinya masih berjalan lambat. Semoga aja dengan adanya dukungan dana ini, proyeknya bisa dipercepat ya!
Boeing Ikut Berperan¶
Boeing juga nggak mau ketinggalan. Mereka udah berinvestasi ke Wagner Sustainable Fuels buat mengembangkan SAF di Brisbane. Jadi, banyak pihak yang mendukung pengembangan bahan bakar ramah lingkungan ini.
Masih Ada PR¶
Sayangnya, Australia belum punya aturan wajib penggunaan SAF buat mengurangi emisi. Padahal, kalau ada aturan ini, pasti penggunaan SAF bisa lebih maksimal. Semoga aja pemerintah Australia segera bikin aturan ini ya!
Kesimpulan¶
Australia lagi berupaya keras buat mewujudkan penerbangan yang lebih ramah lingkungan. Dengan dukungan dana, teknologi, dan kerjasama dari berbagai pihak, bukan nggak mungkin Australia bisa jadi pelopor dalam penggunaan SAF.
Gimana menurut kamu? Keren banget kan inovasi ini? Yuk, kita dukung terus upaya-upaya untuk menjaga lingkungan! Jangan lupa kasih komentar di bawah ya! Kalau kamu pengen tahu informasi menarik lainnya, jangan ragu buat mampir lagi! Sampai jumpa!
Posting Komentar