BW Kena Semprot Hakim MK! Tanya Saksi Dicecar, Disuruh Keluar Sidang?

Table of Contents

Eh, ada berita heboh nih! Pengacara kondang Bambang Widjojanto alias BW kena semprot hakim MK! Drama apa lagi nih di ruang sidang? Yuk, simak selengkapnya!

BW Kena Tegur Hakim MK: Ada Apa Gerangan?

BW Kena Semprot Hakim MK! Tanya Saksi Dicecar, Disuruh Keluar Sidang?
image just illustration

Sidang sengketa Pilkada Papua di Mahkamah Konstitusi (MK) mendadak panas, guys! Wakil Ketua MK, Saldi Isra, sampai harus menegur BW, yang saat itu bertindak sebagai pengacara pasangan calon Matius Fakhiri dan Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen. Gara-garanya, BW terus-terusan mencecar saksi dari pihak terkait, Pertrus Elvis Imoliana. Wah, kayaknya pertanyaan BW bikin hakim geregetan nih. Saking gemesnya, Saldi Isra sampai bilang ke BW, “Kalau nggak bisa nurut, keluar saja!”. Waduh, tegang!

Awal Mula Perseteruan: Surat dari Gereja

Semua bermula ketika BW mempertanyakan surat dari Gereja Kristen Injil (GKI) yang isinya kayak mengarahkan jemaat untuk memilih calon yang “cerdas” dan “anak Tuhan”. BW merasa ada yang aneh dengan surat ini dan mencoba menggali lebih dalam dari saksi Pertrus.

“Jadi kami mengutip ini Pak dan kami menyatakan apakah kami salah menyatakan bahwa ini keterangan?” tanya BW.

Pertrus sendiri menjelaskan bahwa maksud dari “anak Tuhan” itu adalah semua makhluk ciptaan Tuhan, dan surat tersebut tidak ditujukan untuk mendukung salah satu pasangan calon. Tapi, BW kayaknya belum puas dan terus mengejar.

“Urusan Rumah Tangga” GKI

Pertrus kemudian menjelaskan lebih lanjut bahwa surat itu adalah “urusan rumah tangga” GKI dan tidak ada maksud untuk mengintervensi urusan politik atau lembaga negara lain. Dia bahkan bilang, “narasi nasehat anak yang tua dan yang bungsu atau yang sulung dan bontot nggak bisa diintervensi oleh siapapun”. Wow, dalam banget ya!

Hakim Angkat Bicara: “Cukup Pak Bambang!”

BW tetap nggak menyerah dan terus bertanya tentang surat tersebut. Sampai akhirnya, kesabaran Saldi Isra habis. “Cukup Pak Bambang, tidak ada lagi pertanyaan untuk Pak Pendeta, pertanyaan kepada saksi lain,” tegas Saldi.

Pesan dari berita

Kejadian ini nunjukin kalau sidang di MK itu bukan main-main, guys. Hakim punya wewenang untuk mengatur jalannya persidangan dan memastikan semuanya berjalan lancar. Buat BW, mungkin ini jadi pelajaran berharga untuk lebih memperhatikan batasan dalam bertanya.

Jangan Lupa!

Gimana menurut kalian tentang kejadian ini? Apakah BW memang terlalu berlebihan dalam bertanya, atau hakim terlalu cepat memotongnya? Yuk, kasih komentar kalian di bawah! Jangan lupa juga untuk share artikel ini ke teman-teman kalian biar makin banyak yang tahu tentang berita heboh ini. Dan, pastikan kalian terus pantau website ini untuk berita-berita menarik lainnya! Terima kasih sudah membaca!

Posting Komentar