Duren Seribu Bangun Lebih Baik: Musrenbang Fokus Pembangunan & Sadar Pajak!

Table of Contents

Woke up feeling like making a difference? Yuk, intip berita seru dari Duren Seribu, Depok! Ada gebrakan baru nih, Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) yang fokusnya bukan cuma bangun fisik, tapi juga bikin warga makin sadar pajak! Penasaran kan? Cus, simak selengkapnya!

Duren Seribu Berbenah: Musrenbang 2025 Seru Abis!

Duren Seribu Bangun Lebih Baik: Musrenbang Fokus Pembangunan & Sadar Pajak!
image just illustration

Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, baru aja ngadain Musrenbang tanggal 4 Februari 2025. Acara ini jadi wadah buat warga menyampaikan usulan pembangunan yang mereka pengen. Kerennya, Musrenbang kali ini nggak cuma ngomongin soal infrastruktur, tapi juga soal kesadaran membayar pajak!

Pentingnya Sadar Pajak: Kata Camat Bojongsari

Camat Bojongsari, Rijal Farhan, dalam sambutannya nekenin banget pentingnya warga sadar bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Dia sampe ngimbau Ketua RW buat ningkatin kesadaran warganya. Soalnya, dana PBB itu nantinya balik lagi buat pembangunan wilayah. Mantap!

“Saya juga imbau ke ketua RW untuk meningkatkan kesadaran warganya agar mau membayar PBB,” ujar Pak Rijal Farhan.

Rp300 Juta Per RW: Buat Apa Aja Sih?

Pemerintah Kota Depok udah nerapin sistem pembangunan berbasis RW dengan alokasi anggaran Rp300 juta per RW. Wih, gede juga ya! Nah, dana ini bisa dipake buat macem-macem proyek pembangunan, kayak:

  • Perbaikan jalan
  • Drainase
  • Penerangan jalan umum
  • Fasilitas sosial

Camat Rijal Farhan jelasin bahwa tiap RW bisa ngatur sendiri prioritas penggunaannya. Jadi, bener-bener sesuai sama kebutuhan warga setempat.

Prioritas Pembangunan: Drainase dan Jalan Jadi Favorit

Di Musrenbang 2025 ini, usulan yang paling banyak diajuin adalah pembuatan drainase dan perbaikan jalan lingkungan (jaling). Lurah Duren Seribu, Kiki Mutakin, bilang pembangunan fisik emang masih jadi kebutuhan utama masyarakat.

“Pembangunan fisik, seperti drainase dan perbaikan jalan, masih menjadi favorit di lingkungan,” kata Pak Kiki Mutakin.

Program Kerja Wali Kota: Janji yang Ditepati!

Mulai tahun 2026, anggaran Rp300 juta ini jadi bagian dari Program Kerja (Proker) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok terpilih. Dengan skema ini, tiap RW punya kebebasan buat nentuin prioritas pembangunan di wilayahnya. Asik!

Nggak Cuma Bangun Fisik: Ada Juga Program Lainnya!

Di Kelurahan Duren Seribu yang punya 11 RW dan 40 RT, nggak cuma pembangunan fisik yang diperhatiin. Ada juga kegiatan wajib kayak operasional posyandu, kegiatan kepemudaan, dan wisata keberagaman. Lengkap banget ya!

Harapan Lurah: Sukseskan Janji Kampanye!

Lurah Kiki Mutakin berharap tiap RW bisa kontribusi buat nyuksesin janji kampanye Wali Kota Depok terpilih. Anggaran Rp300 juta per RW harus dimanfaatin sebaik-baiknya, terutama buat dukung program pengelolaan sampah dan kesehatan.

“Tentunya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat masing-masing RW. Dari anggaran Rp300 juta setiap RW, mereka harus gunakan sebaik-baiknya untuk mendukung program tentang pengelolaan sampah dan kesehatan,” ujar Pak Kiki Mutakin.

Kawal Gibran Bersama (KGB) Turut Andil!

Fathonah dari Kawal Gibran Bersama (KGB) PAC Bojongsari Kota Depok negasin bahwa usulan pembangunan fisik kayak drainase dan perbaikan jalan bakal jadi prioritas utama dalam realisasi anggaran ini.

“Usulan setiap RW menjadi prioritas, seperti pembangunan fisik, drainase, dan perbaikan jalan,” ujar Fathonah.

Yuk, Jadi Bagian dari Perubahan!

Gimana? Seru kan berita dari Duren Seribu? Pembangunan nggak cuma soal fisik, tapi juga soal kesadaran dan partisipasi warga. Semoga informasi ini bisa bikin kamu makin semangat buat jadi bagian dari perubahan positif di lingkungan sekitar.

Jangan lupa, suara kamu penting! Berikan komentar atau saran kamu di bawah ini. Atau, kunjungi lagi website ini untuk mendapatkan berita-berita menarik lainnya. Sampai jumpa!

Posting Komentar