Kang So Hwi Curhat Jadi Pemain Termahal, Hipass Terancam Gagal Playoff?

Table of Contents

Waduh, tekanan jadi pemain termahal itu emang berat ya? Kang So Hwi, si pemain voli andalan Korea Expressway Hi-pass Corporation, lagi curhat nih soal itu. Yuk, kita simak cerita lengkapnya!

Kang So Hwi: Antara Beban dan Kebanggaan Jadi Pemain Termahal

Kang So Hwi Curhat Jadi Pemain Termahal
image just illustration

Kang So Hwi, yang dikenal dengan julukan ‘Si Kiyowo’, sekarang ini adalah pemain termahal di liga voli Korea Selatan musim 2024/2025. Kebayang gak sih, gimana rasanya jadi yang paling mahal?

Kontrak Fantastis dan Tekanan Psikologis

Perusahaan konstruksi jalan milik pemerintah Korea Selatan itu berani banget ngontrak Kang So Hwi selama tiga tahun dengan nilai total 2,4 miliar won! Bayaran ini memecahkan rekor dalam sejarah bola voli wanita profesional. Gila, kan?

Atlet voli yang populer ini sekarang punya total kompensasi tahunan sebesar 800 juta won (gaji tahunan 500 juta won, opsi 300 juta won), ngalahin Kim Yeon-koung (Pink Spiders) dan Park Jeong-ah (AI Pepper) musim lalu.

Tapi, gelar pemain putri dengan bayaran tertinggi sepanjang masa itu ternyata gak cuma bikin bangga, tapi juga bikin tekanan. Kang So Hwi sendiri mengakui hal itu.

Adaptasi di Tim Baru

Sebelum gabung Hi Pass, Kang So Hwi udah 9 musim main di GS Caltex. Pindah tim setelah sekian lama pasti butuh adaptasi. Belum lagi, dia harus bisa tampil sesuai dengan harga yang udah dibayarin mahal-mahal.

“Awalnya, saya mengalami banyak tekanan psikologis dan itu sulit, tetapi manajer dan pelatih menyarankan saya untuk tidak memikirkan gaji saya dan hanya memikirkan bagaimana saya menikmati bermain bola voli,” kata Kang So Hwi kepada Naver. Untungnya, dia dapet dukungan dari tim pelatihnya.

Nasib Hi Pass di Musim Ini

Meski Kang So Hwi udah berusaha mengatasi tekanan, performa Hi Pass sendiri belum terlalu menggembirakan. Sampai 12 Februari 2025, mereka masih ada di posisi ke-5 dengan 10 kemenangan dan 17 kekalahan.

Hipass sempat naik satu peringkat berkat kemenangan comeback atas Hyundai Hillstate, tapi tetep aja sulit buat nyalip Red Sparks yang ada di posisi ke-2.

Kang So Hwi sendiri udah pasrah soal kemungkinan gak bisa ikut babak play off. “Ini adalah tahun pertama saya dapat bekerja dengan anggota tetap Korea Expressway Corporation, jadi saya fokus membangun kerja sama tim. Saya lebih suka menang daripada kalah di pertandingan yang tersisa, jadi saya berusaha sebaik mungkin,” ujarnya.

Analisis Singkat:

Meskipun Kang So Hwi menunjukkan ketenangan dan profesionalisme, tekanan menjadi pemain termahal tetap menjadi tantangan nyata. Adaptasinya di tim baru dan upaya membangun kerja sama tim menjadi kunci untuk meningkatkan performa Hi Pass. Kita tunggu saja bagaimana kelanjutannya!

Kesimpulan

Gimana, seru kan ceritanya? Jadi pemain top itu gak gampang, banyak banget tantangannya. Semoga Kang So Hwi dan Hi Pass bisa terus berkembang dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.

Nah, buat kamu yang pengen tau info-info menarik lainnya, jangan lupa mampir lagi ya! Tinggalkan komentar di bawah kalau kamu punya pendapat atau pengalaman yang pengen di-share. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Posting Komentar