Lapas Perempuan Palembang "Curhat" ke Kakanwil Imigrasi Sumsel, Bahas Apa?

Table of Contents

Wokei, siap! Berikut adalah penulisan ulang berita berdasarkan data yang kamu berikan, dengan gaya bahasa kasual, improvisasi, dan format yang kamu inginkan:

Ada Apa Nih di Lapas Perempuan Palembang? Kepala Lapas Curhat ke Kakanwil!

Penasaran nggak sih, apa aja yang dibahas di balik tembok Lapas? Kali ini, ada berita seru nih dari Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang! Kepala Lapas, Ibu Desi Andriyani, ternyata “curhat” alias berdiskusi penting dengan Kakanwil Imigrasi Sumsel, Bapak Erwedi Supriyatno. Kira-kira, apa ya yang mereka obrolin? Yuk, kita simak!

Lapas Perempuan Palembang "Curhat" ke Kakanwil Imigrasi Sumsel, Bahas Apa?
image just illustration

Rapat Penting di Lapas Kelas I Palembang

Jadi, ceritanya, rapat ini diadakan di Lapas Kelas I Palembang pada hari Selasa (11/02). Bapak Kakanwil Erwedi Supriyatno memimpin langsung rapat yang dihadiri oleh para Kepala Rutan, Kepala Lapas, dan Kepala LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak) se-Kota Palembang. Wah, penting banget ya!

Apa aja sih yang dibahas?

  • Arahan penting terkait tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
  • Mengingatkan kembali tentang Asta Cita Presiden (delapan cita-cita Presiden) dan 13 program akselerasi Pemasyarakatan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
  • Memaksimalkan program ketahanan pangan.

Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama

Bapak Kakanwil menekankan pentingnya memaksimalkan program ketahanan pangan di Lapas. Beliau berpesan, “Lahan yang masih kosong jangan disia-siakan!”. Bahkan, dalam kontrak pengadaan Bama (bahan makanan), wajib mengalokasikan 5% dari total kontrak yang bersumber dari hasil program ketahanan pangan yang dikerjakan oleh Warga Binaan. Keren!

Komitmen Lapas Perempuan Palembang

Ibu Desi Andriyani, Kepala Lapas Perempuan Palembang, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk mengoptimalkan program ketahanan pangan. Selain itu, mereka juga sedang mempersiapkan produk unggulan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) untuk dipamerkan.

“Kami juga akan terus berupaya agar dapat terus memaksimalkan pelayanan yang dapat kami berikan baik untuk warga binaan maupun masyarakat,” ujar Ibu Desi. Salut banget!

UMKM Unggulan Lapas Perempuan Palembang:

Produk UMKM Deskripsi
Kain Jumputan Kain tradisional khas Palembang dengan motif unik dan warna-warni cerah, dibuat oleh Warga Binaan dengan penuh keterampilan.
Kerajinan Tangan Berbagai macam kerajinan tangan dari bahan daur ulang atau bahan alami, seperti tas, dompet, dan hiasan rumah yang ramah lingkungan.
Makanan Ringan Aneka camilan lezat dan sehat, dibuat dengan bahan-bahan berkualitas dan resep tradisional, cocok untuk oleh-oleh atau teman santai.

Follow Instagram Lapas Perempuan Palembang yuk!

instagram.com/lpp_palembang

Kesimpulan: Kolaborasi untuk Pemasyarakatan yang Lebih Baik

Diskusi antara Lapas Perempuan Palembang dan Kakanwil Imigrasi Sumsel ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas Pemasyarakatan. Dengan fokus pada ketahanan pangan, pengembangan UMKM, dan pelayanan yang maksimal, diharapkan Lapas dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan membantu Warga Binaan untuk kembali ke kehidupan yang lebih baik.

Nah, gimana menurut kamu? Menarik kan berita dari balik tembok Lapas ini? Yuk, tinggalkan komentar di bawah ini! Atau, kalau kamu penasaran dengan kegiatan lain di Lapas Perempuan Palembang, jangan lupa kunjungi lagi ya! Siapa tahu ada berita seru lainnya yang bisa kita bahas bareng.

#LapasPerempuanPalembang

Semoga suka dengan tulisannya!

Posting Komentar