Ngabuburit Asyik di Surabaya: Napak Tilas Sejarah Boto Putih!

Table of Contents

Hai, Arek Suroboyo! Bingung mau ngabuburit kemana? Daripada cuma scroll sosmed sambil nunggu bedug, yuk cobain pengalaman ngabuburit yang beda dan berfaedah!

Napak Tilas Sejarah Sambil Ngabuburit Asyik di Makam Boto Putih!

Bulan Ramadhan ini, Surabaya punya banyak pilihan tempat ngabuburit seru. Tapi, kalau kamu bosan dengan suasana yang itu-itu aja, coba deh kunjungi Makam Boto Putih di Jalan Pegirian. Tempat ini bukan cuma sekadar tempat wisata religi, tapi juga menyimpan sejarah yang kaya. Penasaran? Yuk, kita telusuri lebih dalam!

Ngabuburit Asyik di Surabaya: Napak Tilas Sejarah Boto Putih!
image just illustration

Mengenal Lebih Dekat Makam Boto Putih: Kisah Sunan Boto Putih

Makam Boto Putih merupakan kompleks pemakaman bersejarah yang jadi tempat peristirahatan terakhir Kyai Ageng Brondong, atau yang lebih dikenal sebagai Sunan Boto Putih. Beliau ini bukan orang sembarangan lho! Sunan Boto Putih adalah keturunan langsung dari Raja Tawangalun dari Kerajaan Blambangan, yang silsilahnya sampai ke Prabu Brawijaya V, raja terakhir Majapahit. Wih, keren ya?

Menurut cerita, Sunan Boto Putih adalah tokoh penting dalam penyebaran agama Islam di Surabaya pada abad ke-16. Konon, beliau pernah bertapa di laut selama 18 tahun! Bayangin, 18 tahun tanpa makan dan minum! Saking lamanya, tubuhnya sampai dipenuhi karang dan keong. Makanya, beliau dijuluki “Brondong,” karena tubuhnya jadi mirip bakaran jagung. Gokil!

Setelah bertapa, Sunan Boto Putih menetap di Dukuh Boto Putih (sekarang Pegirian) dan mendirikan pondok pesantren untuk menyebarkan ajaran Islam. Karena ilmu agamanya yang tinggi dan budi pekertinya yang luhur, beliau sangat dihormati oleh masyarakat sekitar. Nama “Boto Putih” sendiri berasal dari silo petak atau batu putih yang ada di area tersebut.

Kenapa Makam Boto Putih Cocok Buat Ngabuburit?

Kalau tempat ngabuburit lain biasanya ramai dan modern, Makam Boto Putih menawarkan suasana yang tenang dan penuh makna. Cocok banget buat kamu yang pengen merenung sejenak sambil nunggu bedug maghrib.

Kompleks makam ini terbagi menjadi dua bagian: depan dan belakang. Di bagian depan, kamu bisa melihat makam-makam para ulama dan tokoh spiritual. Sementara itu, di bagian belakang adalah tempat peristirahatan terakhir Sunan Boto Putih. Meskipun sederhana, suasananya sangat khidmat dan cocok untuk refleksi diri.

Enaknya lagi, masuk ke sini gratis! Kamu cuma perlu datang antara pukul 07:00 hingga 17:00 WIB. Jadi, ngabuburit di sini nggak bakal bikin kantong jebol, tapi justru memberikan pengalaman spiritual yang berharga.

Selain Makam Boto Putih, Ngabuburit di Mana Lagi Ya?

Selain Makam Boto Putih, Surabaya juga punya banyak pilihan tempat ngabuburit lainnya, lho!

  • Alun-alun Surabaya: Cocok buat kamu yang suka suasana ramai dan pengen nyicipin aneka jajanan takjil.
  • Pasar Ramadhan di Masjid Agung Al-Akbar Surabaya: Surga kuliner Ramadhan! Di sini, kamu bisa menemukan berbagai menu khas, mulai dari kolak pisang sampai es campur.
  • Kawasan Ampel: Favorit buat berburu takjil dan oleh-oleh khas Surabaya.
  • Surabaya North Quay atau House of Sampoerna: Buat kamu yang pengen pengalaman ngabuburit yang antimainstream.

Yuk, Ngabuburit Seru dan Bermanfaat di Surabaya!

Bulan Ramadhan ini, manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk beribadah dan mencari pengalaman baru. Ngabuburit di Makam Boto Putih bisa jadi pilihan yang menarik. Selain bisa napak tilas sejarah, kamu juga bisa merasakan ketenangan dan kedamaian.

Jadi, tunggu apa lagi? Ajak teman-temanmu buat ngabuburit seru di Surabaya! Jangan lupa, share artikel ini ke teman-temanmu ya, biar mereka juga tahu tempat ngabuburit asyik di Surabaya!

Gimana? Tertarik buat nyobain ngabuburit di Makam Boto Putih? Atau punya rekomendasi tempat ngabuburit seru lainnya di Surabaya? Yuk, share di kolom komentar! Jangan lupa untuk mengunjungi kembali untuk mendapatkan informasi menarik lainnya. Selamat menjalankan ibadah puasa!

Posting Komentar