Pajak Global Pilar 1: Mimpi Gagal DJP? Penerapan Makin Berat!
Waduh, Pajak Global Pilar 1 Terancam Gagal? Apa Kabar DJP?
image just illustration
Kabar kurang sedap nih buat kita semua yang peduli sama perkembangan ekonomi global. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru aja ngasih pernyataan yang bikin kita mikir keras. Katanya, Pilar Satu Perpajakan Global, yang digadang-gadang sebagai solusi Unified Approach, kemungkinan besar nggak bakal kelar! Seriusan nih?
Kenapa Bisa Begini?¶
Ada beberapa faktor yang bikin Pilar Satu ini terancam gagal. Salah satunya adalah dinamika geopolitik global yang lagi nggak karuan. Perubahan pemerintahan di beberapa negara juga ikut-ikutan bikin rumit.
Mekar Satria Utama, Direktur Perpajakan Internasional DJP Kemenkeu, bilang kalau pembahasan Pilar Satu ini sebenarnya seru dan menarik banget. Tapi, ya gitu deh, kondisi geopolitik, terutama di Amerika Serikat (AS), bikin upaya mencapai kesepakatan jadi makin susah.
“Dengan kondisi geopolitik yang sekarang, dengan berbagai macam perubahan di dalam pemerintahan, termasuk di Amerika Serikat (AS)terutama, kemungkinan Pilar Satu ini akan berhenti tanpa ada keputusan,” ujar Mekar.
Apa Itu Pilar Satu?¶
Buat yang belum familiar, Pilar 1 ini adalah bagian dari kebijakan pajak internasional yang dirancang oleh Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD)/G20. Tujuannya adalah mengatur pajak digital perusahaan multinasional. Jadi, biar adil gitu, keuntungan perusahaan digital raksasa bisa dialokasikan ke negara-negara pasar.
Terus, Indonesia Gimana?¶
Saat ini, Indonesia masih nunggu perkembangan dari pembahasan Pilar Satu. Tapi, kayaknya harapan buat Pilar Satu ini berjalan sesuai rencana udah tipis banget.
“Untuk Pilar Satu kemungkinan kita akan masih menunggu, walaupun kecil sekali kemungkinannya ini akan bisa berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,” kata Mekar.
Dampaknya Apa Buat Kita?¶
Kalo Pilar Satu gagal, ya berarti sistem perpajakan internasional bakal tetep kayak gini-gini aja. Perusahaan digital raksasa mungkin masih bisa ngeles dari kewajiban pajaknya di negara-negara pasar. Ini tentu nggak adil buat negara-negara berkembang yang butuh banget pemasukan dari pajak.
Apa yang Bisa Kita Lakukan?¶
Sebagai warga negara yang baik, kita bisa terus memantau perkembangan isu ini. Kita juga bisa ngasih dukungan ke pemerintah buat terus berjuang demi sistem perpajakan internasional yang lebih adil. Siapa tahu, dengan dukungan kita semua, ada jalan keluar yang bisa ditempuh.
Yuk, Jangan Sampai Ketinggalan Berita!
Gimana menurut kalian? Apakah kalian punya pendapat lain tentang isu ini? Jangan ragu buat share di kolom komentar ya! Dan jangan lupa, kunjungi terus website ini buat dapetin informasi terbaru dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, dan perpajakan. Sampai jumpa di artikel berikutnya!
Posting Komentar