Rupiah Terbang! Trump Tunda Tarif, Dolar AS Jadi Rp16.351 Aja!
Wih, Rupiah Terbang Tinggi! Dolar AS Terkapar Jadi Rp16.351 Aja!
Eh, ada kabar gembira nih buat kita semua! Rupiah lagi unjuk gigi dan bikin dompet kita jadi lebih tebel. Gimana ceritanya? Yuk, simak selengkapnya!
image just illustration
Rupiah Menggila, Dolar AS Jadi Bulan-bulanan!¶
Hari Selasa (4/2) sore kemarin, nilai tukar rupiah berhasil mencapai level Rp16.351 per dolar AS. Gokil abis! Rupiah berhasil menguat 197 poin atau sekitar 0,59 persen dari hari sebelumnya. Ini bener-bener kabar yang bikin semangat!
Bank Indonesia (BI) juga mencatat, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp16.365 per dolar AS. Mantap!
Negara Tetangga Ikutan Goyang¶
Nggak cuma rupiah aja yang lagi seneng, beberapa mata uang di Asia juga ikutan kecipratan rezeki. Peso Filipina naik 0,56 persen, won Korea Selatan naik 0,12 persen, dan dolar Singapura naik 0,10 persen. Tapi sayang, yen Jepang dan yuan China malah pada melemah. Ya, namanya juga rezeki, nggak bisa dibagi rata, ya kan?
Eropa Juga Ketar-Ketir¶
Di sisi lain, mata uang negara-negara maju malah pada melemah. Euro Eropa turun 0,35 persen, poundsterling Inggris turun 0,33 persen, dan franc Swiss turun 0,22 persen. Waduh, ada apa gerangan?
Trump Jadi Biang Keladi?¶
Menurut pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi, rupanya semua ini gara-gara Presiden AS Donald Trump yang menunda rencana mengenakan tarif perdagangan terhadap Kanada dan Meksiko. Penundaan ini bikin sentimen risiko membaik dan bikin dolar AS jadi melemah. Wah, ternyata Trump juga punya andil buat dompet kita jadi lebih tebel, ya!
Industri Manufaktur Juga Berkontribusi!¶
Selain itu, rupanya Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur di Januari 2025 juga punya peran penting. Kinerja solid dengan ekspansi di level 51,9, naik 1,37 persen dari Desember 2024.
“Kenaikan produksi dan permintaan baru baik dari pasar domestik maupun mancanegara mendorong peningkatan ini,” kata Ibrahim.
Prediksi Besok Gimana?¶
Nah, buat perdagangan besok, Ibrahim memperkirakan rupiah bakal fluktuatif, tapi tetep bakal ditutup menguat di rentang Rp16.300 - Rp16.360 per dolar AS. Semoga aja beneran kejadian, ya!
Kesimpulan: Saatnya Berinvestasi atau Belanja?¶
Gimana? Udah makin semangat kan buat ngeliat rupiah perkasa? Sekarang saatnya kita manfaatin momen ini buat mikirin investasi atau mungkin… belanja? Hihihi.
Jangan lupa kasih komentar di bawah dan share artikel ini ke temen-temen kamu biar pada ikutan seneng! Kunjungi lagi ya, kalau mau dapet info-info menarik lainnya!
Posting Komentar