Tradisi Papajar: Warga Kembali Meriahkan Pesta Rakyat (Bagian Akhir)
Papajar: Tradisi Makan-Makan Asyik Sambut Ramadan di Cianjur!¶
Eh, udah pada denger belum? Warga Cianjur punya cara seru banget nih buat nyambut bulan Ramadan, namanya Papajar! Jadi, sebelum puasa sebulan penuh, mereka rame-rame piknik dan makan bareng. Penasaran kan kayak apa keseruannya? Yuk, simak cerita lengkapnya!
Apa Itu Papajar?¶
Papajar itu semacam tradisi munggahan ala Cianjur, Sobat! Intinya, ini adalah momen untuk berkumpul bersama keluarga dan teman-teman, makan enak, dan bersyukur sebelum memasuki bulan Ramadan yang penuh berkah. Gampangnya sih, ini kayak pesta rakyat kecil-kecilan gitu deh!
image just illustration
Serunya Papajar di Cianjur¶
Menurut laporan dari Tim Pikiran Rakyat, suasana Papajar tahun 2025 (iya, ini berita dari masa depan!) bener-bener meriah. Warga berbondong-bondong mendatangi tempat wisata, bawa bekal dari rumah, dan menggelar makan bersama di berbagai lokasi.
Di Cigagak, misalnya, banyak banget warga yang makan bareng di kawasan bendungan PLTA Saguling. Bahkan, anak-anak sampai orang tua pada asyik main air dan berenang di kolam wisata! Wah, seru banget ya?
Iceu (40), salah seorang pengunjung, bilang kalau Papajar ini jadi momen spesial buat berkumpul dan bersyukur menyambut Ramadan. “Sambil reuni, sambil papajar,” katanya sambil senyum. Rina Murni, warga Cianjur lainnya, juga menambahkan kalau Papajar ini sudah jadi kegiatan rutin mereka setiap tahun. Sekalian silaturahmi antara kader PKK dan kader posyandu juga, tuh!
Papajar dan Botram: Saudara Kembar yang Bikin Kenyang¶
Buat masyarakat Sunda, tradisi Papajar dan Botram itu udah nggak asing lagi. Botram sendiri adalah tradisi makan bersama dengan cara membawa makanan masing-masing dan disantap bersama-sama di satu tempat.
Nah, Papajar dan Botram ini erat kaitannya dengan tradisi munggahan, yaitu tradisi menyambut bulan suci Ramadan. Dalam buku “Ramadhan Di Priangan (Tempo Dulu)”, Haryoto Kunto sang “Kuncen Bandung” mencatat kalau tradisi makan bersama menjelang puasa itu udah ada sejak lama di Kota Bandung.
Dulu, warga Bandung yang doyan makan biasanya mengawali munggahan dengan acara makan-makan bersama di tempat wisata, alam terbuka, atau kebun milik pribadi. Bahkan, kalau lagi sibuk, mereka juga bisa makan bersama di restoran atau tempat makan.
Orang tua Haryoto, contohnya, dulu suka ngajak makan di Pasar Baru menjelang Ramadan. Setelah itu, anak-anak diajak jalan-jalan window shopping dan dijanjikan hadiah tas sekolah, sepatu baru, atau baju baru kalau berhasil puasa penuh. Asyik banget, kan?
Momen yang Tepat untuk Berbagi Kebahagiaan¶
Papajar bukan cuma sekadar tradisi makan-makan aja, lho. Lebih dari itu, Papajar adalah momen untuk berbagi kebahagiaan, mempererat tali silaturahmi, dan mensyukuri nikmat yang telah diberikan. Jadi, nggak heran kalau tradisi ini selalu dinanti-nantikan oleh masyarakat Cianjur setiap tahunnya.
Yuk, Lestarikan Tradisi Papajar!¶
Nah, buat kamu yang pengen merasakan keseruan Papajar, nggak ada salahnya lho untuk mencoba tradisi ini. Ajak keluarga dan teman-temanmu, siapkan bekal makanan yang enak, dan cari tempat yang nyaman untuk piknik. Dijamin, momen Papajar ini bakal jadi kenangan yang tak terlupakan!
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, lestarikan tradisi Papajar dan sambut Ramadan dengan hati yang gembira!
Gimana? Seru kan cerita tentang tradisi Papajar ini? Kalau kamu punya pengalaman menarik tentang tradisi munggahan di daerahmu, jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar ya! Siapa tahu, cerita kamu bisa menginspirasi orang lain untuk melestarikan tradisi Indonesia yang kaya akan budaya. Jangan lupa kunjungi website kami lagi untuk mendapatkan informasi menarik lainnya! Sampai jumpa!
Posting Komentar