Viral! Lagu "Bayar Bayar Bayar" Bikin Band Sukatani Diperiksa Polisi, Ada Apa?

Table of Contents

Wuih, ada berita viral nih! Band punk Sukatani mendadak jadi perbincangan hangat gara-gara lagunya yang berjudul “Bayar Bayar Bayar”. Gara-gara lagu ini, mereka sampai diperiksa polisi, lho! Kira-kira ada apa ya? Yuk, kita ulik lebih dalam!

Sukatani Minta Maaf, Ada Apa Gerangan?

Viral! Lagu "Bayar Bayar Bayar" Bikin Band Sukatani Diperiksa Polisi, Ada Apa?
image just illustration

Beberapa waktu lalu, band Sukatani bikin heboh dunia maya setelah merilis video permintaan maaf. Dalam video itu, kedua personelnya, Muhammad Syifa Al Ufti (Electroguy, gitaris) dan Novi Chitra Indriyaki (Twister Angels, vokalis), minta maaf langsung ke Kapolri dan institusi Polri. Selama ini, mereka selalu tampil dengan topeng, jadi ini pertama kalinya mereka nunjukkin wajah ke publik.

“Mohon maaf yang susah besar-besaran kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami dengan judul lagu Bayar Bayar Bayar yang liriknya bayar polisi, yang telah kami nyanyikan sehingga viral di beberapa platform media sosial yang pernah saya upload ke platform Spotify,” ujar Electroguy dalam video tersebut. Dia juga menambahkan kalau lagu itu sebenarnya dibuat untuk oknum kepolisian yang melanggar peraturan.

Setelah video permintaan maaf itu, Sukatani langsung menarik lagu “Bayar Bayar Bayar” dari peredaran. Mereka juga minta para penggemarnya di media sosial buat menghapus lagu tersebut. Video ini langsung viral dan memicu tagar #Kamibersamasukatani jadi trending topic di X (dulu Twitter). Bahkan, ada juga tagar #IndonesiaGelap yang ikut meramaikan jagat maya.

Di Google Trends, pencarian “bayar bayar bayar” juga melonjak drastis. Orang-orang pada penasaran sama band Sukatani ini, mulai dari asal mereka, arti dari “1312”, sampai lirik lagu “bayar polisi sukatani”.

Polisi Buka Suara, Gak Ada Intimidasi!

Polda Jawa Tengah akhirnya angkat bicara soal respons negatif dari warganet. Mereka menegaskan kalau polisi gak antikritik dan tetap menghargai kebebasan berekspresi lewat seni. Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto mengakui kalau pihaknya memang sempat memanggil personel Sukatani, tapi cuma buat klarifikasi.

“Kita memang sempat klarifikasi terhadap Band Sukatani tersebut. Hasil klarifikasi kepada band tersebut, kita menghargai kegiatan berekspresi dan berpendapat melalui seni. Kemudian melalui seni atau pendapat atau kritikan tersebut, Polri tidak antikritik,” kata Artanto.

Artanto juga menegaskan kalau Polri sama sekali gak minta Sukatani buat bikin video permintaan maaf. Klarifikasi itu cuma ngobrol santai antara penyidik Siber Polda Jateng dan personel Sukatani. Dia bahkan bilang kalau kritik yang membangun itu justru dianggap sebagai bentuk kepedulian terhadap Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga disebut sangat terbuka dengan kritik semacam ini.

Jadi, buat Sukatani, gak perlu khawatir kalau mau bawain lagu “Bayar Bayar Bayar” lagi di atas panggung. Artanto secara terang-terangan bilang Polri gak bakal melarang!

Propam Polri Turun Tangan!

Buntut dari pemeriksaan Sukatani, Divisi Propam Polri ikut turun tangan dan memeriksa anggota Ditressiber Polda Jawa Tengah terkait viral video klarifikasi personel band Sukatani. Wah, jadi panjang ya urusannya!

Kondisi Sukatani Membaik, Cabut Kuasa Hukum!

Setelah jadi sorotan, Sukatani akhirnya memberikan pernyataan lewat Instagram Stories. Mereka mengucapkan terima kasih atas dukungan dan solidaritas yang diberikan oleh berbagai pihak.

“Hallo teman-teman. Kami dari Sukatani mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas dukungan dan doa yang diberikan oleh semua pihak selama beberapa hari ini. Kami sangat menghargai solidaritas dari kawan-kawan sehingga membuat kami tetap kuat,” tulis mereka.

Mereka juga mengabarkan kalau kondisi mereka sudah membaik dan berada di ruang yang lebih aman. Selain itu, mereka juga mengumumkan kalau mereka sudah mencabut kuasa hukum dari Tomi Gumilang (Sitomgum Law Firm).

Siapa Sih Sukatani?

Sukatani adalah band punk asal Purbalingga, Jawa Tengah. Mereka dikenal sebagai new wave di skena musik yang sering teriak soal perlawanan. Band ini terdiri dari Twister Angel sebagai vokalis dan Electroguy sebagai gitaris sekaligus produser. Sukatani mulai menggebrak sejak awal Oktober 2022 dan makin dikenal dengan gaya nyentrik mereka: balaclava khas serta aksi berbagi sayur yang jadi signature.

Debut album mereka, “Gelap Gempita”, dirilis pada 24 Juli 2023. Musik Sukatani kental dengan nuansa post-punk yang dibalut sensibilitas new wave ala 80-an. Tapi yang bikin mereka beda adalah penggunaan dialek Banyumasan dalam lirik-liriknya, bikin lagu-lagu mereka terasa lebih dekat dengan budaya lokal. Gak cuma soal musik, Sukatani juga punya misi penting: menyuarakan perjuangan para petani.

Gimana, Sobat? Seru kan ulasan tentang Sukatani ini? Dari sini kita belajar kalau kritik itu penting, tapi penyampaiannya juga harus diperhatikan. Semoga Sukatani tetap berkarya dan terus menyuarakan aspirasi masyarakat! Jangan lupa, dengarkan musik mereka dan dukung terus musisi lokal!

Jangan lupa tinggalkan komentar di bawah ini! Apa pendapatmu tentang kasus Sukatani ini? Atau mungkin kamu punya rekomendasi band punk lokal lainnya? Share di kolom komentar ya! Dan jangan lupa, kunjungi lagi blog ini untuk mendapatkan berita dan informasi menarik lainnya!

Posting Komentar