Waduh! Tebing Rp40 M di Bojonegoro Ambrol, DPRD Turun Tangan!

Table of Contents

Waduh, Ada Apa dengan Tebing Rp40 Miliar di Bojonegoro?! DPRD Sampai Turun Tangan!

Eh, lagi pada ngapain nih? Tau nggak sih, ada berita heboh dari Bojonegoro! Tebing penahan sungai yang baru dibangun, nilainya sampai Rp40 miliar, ambrol dong! Geger kan? Makanya, anggota DPRD setempat langsung pada turun tangan buat ngecek lokasi. Penasaran kan kayak apa ceritanya? Yuk, simak selengkapnya!

Inspeksi Mendadak: Komisi D DPRD Bojonegoro Langsung Bergerak!

Waduh! Tebing Rp40 M di Bojonegoro Ambrol, DPRD Turun Tangan!
image just illustration

Jadi, ceritanya hari Senin kemarin (17 Februari 2025), Komisi D DPRD Bojonegoro, yang dipimpin langsung sama Wakil Ketua Komisi Sukur Priyanto, pada datang ke Desa Lebaksari dan Tanggungan, Kecamatan Baureno. Tujuan mereka satu: mau lihat langsung kondisi bangunan penahan tebing sungai Bengawan Solo yang ambrol. Padahal, bangunan itu baru selesai dikerjakan Desember 2024 kemarin, lho!

Apa Kata Wakil Rakyat? Kritik Pedas dan Rekomendasi!

Setelah lihat kondisi tebing yang memprihatinkan itu, Wakil Ketua Komisi D, Sukur Priyanto, langsung kasih 4 rekomendasi penting. Pertama, dia minta kontraktor pelaksana bertanggung jawab penuh. Kedua, mereka harus mencegah kerusakan yang lebih parah, apalagi sekarang lagi musim hujan.

“Kita minta kepada kontraktor pelaksana, untuk bagaimana mencegah agar bangunan yang masih bagus tidak ikut rusak, karena ini masih musim penghujan,” tegas Sukur.

Ketiga, Sukur juga berharap warga dan pemerintah desa sampai kecamatan ikut bantu nyelesaiin masalah ini. Keempat, dia pengen ada hitam di atas putih soal perbaikan tebing, sambil nunggu hasil rekomendasi teknis dari para ahli.

Dinas PU SDA Ikut Turun Tangan

Nggak cuma DPRD, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Pemkab Bojonegoro juga ikutan nimbrung. Kata Kabid PU SDA Bojonegoro, Iwan Kristian, mereka udah analisa kondisi tebing sejak awal Januari dan nemuin adanya penurunan tanah.

Setelah kejadian ambrol ini, mereka langsung ngundang semua konsultan pengawas dan perencana, plus tim ahli dari kontraktor. Penanganannya juga nggak main-main, menyeluruh! Mereka bahkan mau datengin alat berat kayak crane, tapi masih ada kendala akses jalan yang lagi diperbaiki.

Deadline Perbaikan: 150 Hari!

Pihak dinas juga udah ngasih waktu 150 hari ke pelaksana proyek buat ngeperbaikin tebing. Tapi, melihat situasi dan kondisi, kemungkinan bisa nambah lagi, soalnya masih ada perawatan selama setahun.

Gimana Nasib Tebing Rp40 Miliar Sekarang?

Ya, begitulah kira-kira kronologi kejadian tebing ambrol di Bojonegoro ini. Masalah ini lagi ditanganin serius sama DPRD dan Dinas PU SDA. Semoga aja cepat selesai dan nggak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari.

Diagram Timeline Kejadian

```mermaid
timeline
title Timeline Kejadian Tebing Ambrol Bojonegoro
2024-12 : Proyek Selesai
2025-01 : Analisa Awal oleh Dinas PU SDA, Terdeteksi Penurunan Tanah
2025-02-17 : Tebing Ambrol, Inspeksi Komisi D DPRD
2025-02 : Rapat dengan Konsultan, Perencana, dan Tim Ahli Kontraktor
2025-02 : Target 150 Hari Perbaikan (kemungkinan diperpanjang)

```

Jangan Sampai Terjadi Lagi!

Kejadian ini jadi pelajaran penting buat kita semua. Pembangunan infrastruktur harus bener-bener diperhatiin kualitasnya, jangan sampai mubazir anggaran negara! Kita sebagai warga juga harus ikut awasin, ya!

Gimana menurut kalian soal kejadian ini? Share pendapat kalian di kolom komentar, ya! Jangan lupa, pantengin terus berita terbaru dan terpercaya cuma di sini! Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Posting Komentar