Duh, Dinas PU Subang Kena Semprot! Geraknya Kok Lambat Banget Sih?

Table of Contents

Waduh, Dinas PU Subang Kena Semprot! Ada Apa Nih?

Kabupaten Subang lagi panas nih, guys! Dinas Pekerjaan Umum (PU) lagi jadi bahan omongan. Katanya sih, geraknya lambat banget dalam merealisasikan program pembangunan infrastruktur. Aktivis dari Kopi Hitam pun sampai angkat bicara! Penasaran kan? Yuk, kita simak lebih lanjut!

Duh, Dinas PU Subang Kena Semprot! Geraknya Kok Lambat Banget Sih?
image just illustration

Kritik Pedas Aktivis Kopi Hitam

Ketua Komunitas Kopi Hitam, Pram Pratomo Qodarian, terang-terangan mengkritik kinerja Dinas PU Subang. Menurutnya, dinas ini kayak kehabisan napas dan nggak patuh sama kebijakan Bupati Subang, Reynaldi.

“Dinas PU seperti kehabisan napas di awal dan terindikasi tidak patuh dengan kebijakan yang diambil oleh Bupati Subang,” ujarnya dengan nada kecewa. Wah, keras juga ya kritiknya!

Pram juga menyoroti ketidaksesuaian antara omongan Bupati dengan kenyataan di lapangan. Contohnya, rencana rehabilitasi jembatan Cipunagara. Padahal, masih banyak jalan lain yang kondisinya lebih parah dan butuh perbaikan segera.

Sindiran Pedas: Ngabret vs. Ngajeten

Pram bahkan menggunakan istilah yang cukup menggelitik, “Kalau bupatinya ‘ngabret’ sementara OPD-nya ‘ngajeten’ (diam), maka slogan Subang ‘ngabret’ tidak akan terrealisasi.” Maksudnya, kalau Bupati sudah ngebut, tapi dinasnya malah diem aja, ya sama aja bohong!

Dia juga mempertanyakan efisiensi anggaran yang diperintahkan Presiden Prabowo. Menurutnya, efisiensi ini seharusnya dipakai buat pembangunan infrastruktur, bukan malah menghambatnya.

Reaksi Dinas PU Subang

Menanggapi kritikan ini, Plt Kepala Dinas PU Subang, Heri Sopandi, memberikan penjelasan. Katanya, kinerja dinasnya belum stabil karena ada instruksi Presiden soal efisiensi anggaran.

“Kita belum gerak cepat karena adanya instruksi Presiden mengenai efisiensi, itu terjadi di seluruh OPD, bukan hanya PU, maka berpengaruh dengan anggaran yang ada, termasuk anggaran PU untuk kegiatan infrastruktur,” jelas Heri.

Target Bupati Subang

Heri juga mengungkapkan bahwa Bupati Subang menargetkan perbaikan seluruh infrastruktur jalan dalam waktu dua tahun kepemimpinannya. Tapi, untuk mewujudkan target ini, dibutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp 1,3 triliun!

“Tambahan anggaran perlu kita lakukan, baik itu dari Provinsi, Pusat dan Anggota DPR RI Dapil SMS, Mudah-mudahan berjalan dengan lancar untuk memuluskan infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Subang, 2 tahun harus beres sesuai dengan instruksi Bupati Subang Kang Reynaldi,” pungkas Heri.

Kesimpulan dan Aksi!

Wah, ternyata masalahnya cukup kompleks ya. Ada kritikan pedas, penjelasan dari dinas, dan target ambisius dari Bupati. Semoga saja Dinas PU Subang bisa segera ngebut dan merealisasikan pembangunan infrastruktur yang diidam-idamkan masyarakat.

Gimana menurut kalian, guys? Apakah kalian punya pengalaman atau pendapat tentang kondisi infrastruktur di Subang? Yuk, share di kolom komentar! Jangan lupa, like dan share artikel ini ke teman-teman kalian biar makin banyak yang tahu dan peduli sama perkembangan Subang! Dan jika kalian ingin tahu lebih banyak tentang berita Subang, jangan lupa untuk kembali lagi!

Posting Komentar