".Feast Kritik RUU TNI Lewat Musik: Kritik Pedas di Atas Panggung!"

Table of Contents

Woke up this morning to some spicy news! Band indie kesayangan kita, .Feast, lagi-lagi bikin gebrakan nih. Mereka nggak cuma asik manggung, tapi juga berani nyuarain pendapat soal isu-isu penting. Penasaran kan, apa yang mereka lakuin kali ini? Yuk, simak berita selengkapnya!

.Feast Kritik RUU TNI Lewat Musik: Kritik Pedas di Atas Panggung!

.Feast Kritik RUU TNI Lewat Musik: Kritik Pedas di Atas Panggung!
image just illustration

Jadi gini, guys, pas lagi manggung di KapanLagi Buka Bareng (KLBB) BRI Festival 2025, .Feast nggak cuma nyanyi lagu-lagu hits mereka. Mereka juga manfaatin momen itu buat menyampaikan kritik pedas soal Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI. Gokil abis!

Lokasi Strategis, Pesan Makin Nampol!

Uniknya lagi, lokasi mereka manggung itu nggak jauh dari Hotel Fairmont, tempat Komisi I DPR RI lagi rapat ngebahas Revisi UU TNI No. 34 Tahun 2004. Wah, kayak sengaja banget ya? Tapi emang beneran sengaja sih! Sambil manggung, layar di belakang mereka nampilin tulisan gede-gede “Tolak RUU TNI” dan “Indonesia Gelap”. Keren!

Satire Pedas dari Sang Bassist

Nggak cuma itu, Fadli Fikriawan alias Awan, bassist .Feast, juga ikut nimbrung dengan lontaran satire yang bikin penonton makin semangat. Abis bawain lagu Kami Belum Tentu dan Tarot, Awan nyeletuk, “Buka puasa harusnya kita menahan hawa nafsu, tapi malah kepengen ngesahin sesuatu ya,”. Langsung disambut teriakan meriah dari penonton dong!

Figur Publik Lain Ikut Bersuara

.Feast ternyata nggak sendirian lho. Banyak juga figur publik lain yang ikut nyuarain pendapat soal RUU TNI ini. Salah satunya komika Bintang Emon.

Bintang Emon: Jangan Sampai Intimidasi Jadi Hal Biasa!

Bintang Emon juga ngajak orang-orang buat nolak RUU TNI. Menurutnya, RUU ini justru jadi kemunduran. Dia bilang, “Karena kalau sampai mengurusi jabatan sipil, maka intimidasi bukanlah hal yang tidak mungkin,”. Wah, dalem banget ya!

Dia juga menganalogikan TNI kayak pisau yang cocoknya buat pertahanan negara. “Pisau hanya cocok untuk menyobek, memotong dan menusuk, jangan paksa pisau jadi pengganti sendok atau pengganti pulpen. Enggak efektif dan hanya bikin terluka,” tulisnya. Setuju banget!

Ferry Irwandi: Hal Terburuk dari Segala Hal Paling Buruk!

YouTuber dan pemilik Malaka Project, Ferry Irwandi, juga nggak ketinggalan. Menurutnya, RUU TNI adalah hal terburuk yang bisa terjadi di Indonesia. Dengan menolak revisi ini, Ferry berharap Indonesia bisa punya masa depan yang lebih baik.

Apa Artinya Buat Kita?

Aksi .Feast dan dukungan dari figur publik lain ini nunjukkin kalau banyak orang yang peduli sama isu ini. Ini bukan cuma soal politik, tapi juga soal masa depan negara kita. Kita sebagai generasi muda juga punya tanggung jawab buat ikut bersuara dan memastikan Indonesia jadi lebih baik.

Conclusion

Gimana guys, makin semangat kan buat ikutan peduli sama isu-isu di sekitar kita? Jangan cuma jadi penonton, tapi jadilah bagian dari perubahan! Yuk, mulai dari sekarang, cari tau lebih banyak soal RUU TNI, diskusi sama teman-teman, dan jangan ragu buat nyuarain pendapatmu. Jangan lupa, suara kita penting!

Yuk, kasih pendapatmu di kolom komentar! Apa yang kamu pikirkan tentang RUU TNI ini? Atau mungkin kamu punya informasi menarik lainnya? Share di sini ya!

Jangan lupa juga buat pantengin terus berita-berita menarik lainnya di sini. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Posting Komentar