Kendal Bergerak: Bupati Ajak Jadi Orang Tua Asuh, Lawan Stunting Bareng!

Table of Contents

Wih, Kendal lagi gerak cepet nih buat berantas stunting! Bupati ajak semua pihak jadi orang tua asuh. Keren! Penasaran kan gimana kelanjutannya? Yuk, simak berita selengkapnya di bawah ini!

Kendal Bergerak: Bupati Ajak Jadi Orang Tua Asuh, Lawan Stunting Bareng!

Kendal Bergerak: Bupati Ajak Jadi Orang Tua Asuh, Lawan Stunting Bareng!
image just illustration

Kabar baik datang dari Kendal! Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, atau yang akrab disapa Mbak Tika, mengajak seluruh stakeholder di Kabupaten Kendal untuk berpartisipasi aktif dalam pencegahan stunting. Caranya? Dengan menjadi orang tua asuh bagi balita!

Gerakan Genting: Transformasi untuk Masa Depan Kendal

Mbak Tika menyampaikan ajakan ini dalam acara Rembuk Stunting dan Launching Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) 2025. Beliau menekankan bahwa semakin banyak orang yang bersedia menjadi orang tua asuh, maka semakin cepat pula angka stunting di Kendal bisa ditekan.

“Pada kesempatan ini, kita akan mendorong semua pihak untuk turut serta berpartisipasi aktif dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kendal,” ujar Mbak Tika.

Penjabat (Pj) Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari, menambahkan bahwa Genting merupakan transformasi dari Gerakan Bunda dan Ayah Asuh Stunting. Tujuannya adalah sebagai sarana untuk membentuk program dan berbagai upaya pencegahan stunting. Agus bahkan menyatakan kesediaannya untuk menjadi orang tua asuh, dan berharap langkahnya diikuti oleh ASN lainnya. Mantap!

Optimisme dari BKKBN Jawa Tengah

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Eka Sulistia Ediningsih, juga menyampaikan optimismenya terhadap program ini. Beliau yakin, dengan adanya komitmen dan kekompakan para pejabat di Kendal, angka stunting di Kendal akan terus menurun.

“Sebab, belum di-launching saja komitmennya sudah muncul dari Bapak Sekda. Karena itu, saya yakin dengan kekompakan para pejabat di Kendal maka ke depan angka stunting di Kendal akan terus menurun,” kata Eka.

Semua Bisa Jadi Orang Tua Asuh!

Genting bukan hanya untuk perorangan, lho! Organisasi juga bisa turut serta menjadi orang tua asuh. Saat ini, di Kendal sudah ada 41 orang tua asuh yang mengasuh 41 anak. Keren banget kan?

Tantangan dan Harapan

Meskipun pengendalian penduduk di Kendal terbilang berhasil, namun masih ada tantangan yang perlu diwaspadai. Yaitu, adanya perempuan berusia 15-19 tahun yang sudah melahirkan. Hal ini berisiko menyebabkan stunting. Karena itu, pendampingan dan pemahaman perlu diberikan agar pernikahan dini yang bisa menimbulkan risiko stunting tidak terjadi lagi.

Mari Bergerak Bersama!

Kendal sudah bergerak, bagaimana dengan kita? Yuk, bersama-sama kita dukung upaya pencegahan stunting di Indonesia! Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tapi juga masalah masa depan bangsa. Dengan memberikan perhatian dan dukungan, kita bisa membantu menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.

Bagaimana menurut kamu tentang gerakan ini? Apakah kamu punya ide lain untuk mencegah stunting? Tuliskan pendapatmu di kolom komentar, ya! Jangan lupa, bagikan artikel ini ke teman-temanmu agar semakin banyak orang yang peduli dan bergerak bersama!

Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang program-program pemerintah terkait pencegahan stunting, jangan ragu untuk mengunjungi website resmi dinas kesehatan setempat atau BKKBN. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Posting Komentar