Ketua RW Kok Narkoba? Calon di Tanjung Priok Ini Jualan Demi Kampanye!
Waduh, ada-ada aja nih! Calon ketua RW kok malah jualan narkoba? 😱 Yuk, kita simak berita lengkapnya!
Ketua RW Kok Narkoba? Calon di Tanjung Priok Ini Jualan Demi Kampanye!¶
image just illustration
Jakarta lagi heboh nih! Seorang calon ketua RW di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan inisial AS (39), ketangkap basah sama polisi karena diduga terlibat jaringan narkoba. Duh, kelakuan! Padahal, dia lagi nyalon jadi ketua RW, lho! Gimana ceritanya, ya?
Modus Operandi yang Bikin Geleng-Geleng Kepala¶
Ternyata, si AS ini punya cara “kreatif” buat mendanai kampanyenya. Dia jualan narkoba, dan hasil keuntungannya dipakai buat biaya operasional pencalonannya. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Martuasah, bilang kalau penangkapan ini adalah tindak lanjut dari laporan warga yang resah sama maraknya narkoba di lingkungan mereka.
“Penindakan ini dilakukan berdasarkan informasi dari warga yang prihatin dengan kondisi lingkungan mereka. Kami langsung menindaklanjuti dengan penyelidikan yang mendalam,” ujar Martuasah, Sabtu, 1 Maret 2025 (wah, beritanya dari masa depan nih! 😄).
Bukan Cuma AS, Ada 18 Tersangka Lainnya!¶
Gak cuma AS, polisi juga berhasil mengungkap jaringan narkoba ini dan menangkap total 19 tersangka. Dari tangan para pelaku, polisi menyita barang bukti narkotika seberat 39,76 gram dengan nilai sekitar Rp 100 juta. Wih, banyak juga, ya!
Apresiasi untuk Polisi dan Peran Masyarakat¶
Keberhasilan ini diapresiasi banget karena sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan program Presisi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Martuasah juga bilang kalau timnya udah kerja keras selama sebulan terakhir buat mengungkap kasus ini.
“Selama satu bulan terakhir, tim kami bekerja keras dalam melakukan penyelidikan dan pengungkapan kasus ini. Dengan barang bukti yang telah kami sita, kami memperkirakan setidaknya 500 orang dapat terselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” jelas Martuasah.
Kasus Akan Terus Dikembangkan¶
Polisi gak berhenti sampai di sini aja. Mereka akan terus mengembangkan kasus ini buat membongkar jaringan narkoba yang lebih luas, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan jaringan internasional.
Martuasah juga berterima kasih kepada masyarakat yang udah bantu kasih informasi. Dia berharap masyarakat makin sadar akan bahaya narkoba dan aktif laporin setiap aktivitas mencurigakan di sekitar mereka.
Kesimpulan¶
Kasus ini bener-bener bikin kita mikir, ya. Seorang calon pemimpin, yang seharusnya jadi contoh baik, malah terlibat dalam kejahatan narkoba. Semoga aja kasus ini jadi pelajaran buat kita semua, dan kita bisa lebih waspada terhadap bahaya narkoba di sekitar kita.
Yuk, sama-sama kita berantas narkoba! Kalau kamu punya informasi tentang penyalahgunaan narkoba, jangan ragu buat lapor ke pihak berwajib, ya!
Gimana pendapat kamu tentang kasus ini? Tulis di kolom komentar, ya! Jangan lupa mampir lagi buat dapetin info menarik lainnya! 😉
Posting Komentar