Mardani Ajak Negara Tetangga Solidaritas Palestina, Lahirkan 'ASEAN Aid'!

Table of Contents

Wih, ada kabar seru nih soal upaya kita buat bantu Palestina! Gak tanggung-tanggung, Indonesia lagi ngajak negara-negara tetangga di ASEAN buat solid dan bikin inisiatif keren. Yuk, simak selengkapnya!

Indonesia Ajak ASEAN Bersatu untuk Palestina: Lahirkan ‘ASEAN Aid’!

Mardani Ajak Negara Tetangga Solidaritas Palestina, Lahirkan 'ASEAN Aid'!
image just illustration

Kepala BKSAP DPR, Mardani Ali Sera, gencar banget nih menjalin komunikasi dan kerja sama dengan parlemen serta pemerintah di negara-negara ASEAN. Tujuannya? Gak lain dan gak bukan, buat mewujudkan ASEAN Aid for Palestina! Keren abis!

Diplomasi Terus Digeber

“Jalur diplomasi terus berjalan. Kemarin kita ketemu dengan Malaysia, Singapura, kita dorong untuk membentuk ASEAN Aid for Palestina,” ujar Mardani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/3). Bayangin deh, kalau seluruh negara ASEAN bersatu padu memberikan bantuan, pasti dampaknya bakal signifikan banget!

Kenapa ASEAN Aid Penting?

Mardani menjelaskan bahwa bantuan dari berbagai pihak itu memang besar, tapi seringkali tercerai berai. Nah, dengan adanya bantuan terpusat di kawasan ASEAN, diharapkan bisa lebih efektif dan terkoordinasi. Jadi, selain bantuan individual dari negara-negara, bantuan atas nama ASEAN juga bisa berjalan.

Dukungan Bilateral Juga Jalan Terus

Gak cuma fokus di ASEAN, Indonesia juga aktif menjalin kerja sama bilateral dengan negara lain. “Bilateral ini banyak peluang dengan Turki, Mbak Puan [Ketua DPR] Juni nanti joint work force on Palestine issue. Di banyak bilateral isu palestina selalu kita angkat,” ungkap politikus senior PKS itu. Mantap!

Mewujudkan Two State Solution

Apapun caranya, Mardani menegaskan pentingnya persatuan dari berbagai pihak, baik di Indonesia maupun di dunia. Tujuan utamanya adalah mewujudkan two state solution. Dari parlemen, perjuangan terus dilakukan di semua forum. Sepakat! 2 negara, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina dan wilayahnya pada tahun 1967.

Tantangan Disinformasi dan Peran Media

disinformation
image just illustration

Staf Ahli Bidang Hubungan Antarlembaga Kementerian Luar Negeri, Muhsin Syihab, menyoroti masalah disinformasi, misinformasi, dan distorsi informasi yang kerap terjadi terkait isu Palestina. Hal ini punya peran penting dalam biasnya informasi yang beredar.

Melawan Narasi yang Salah

“Misalnya, narasi selama ini, selalu ini dimulai dari 7 Oktober padahal itu misinformasi. Semua itu di twist sehingga seolah-olah apa pun yang terjadi saat ini karena kesalahan Hamas,” tutur dia. Penting banget nih untuk meluruskan informasi yang keliru!

Rekomendasi untuk Media

Muhsin memberikan 3 rekomendasi untuk melawan disinformasi:

  1. Sebisa mungkin awak media bisa menyiapkan slot setiap hari tentang Palestina.
  2. Mendorong media bekerja sama dengan lembaga pendidikan memberikan pemahaman sejarah palestina secara komprehensif.
  3. Mendorong semua orang, apapun agamanya, untuk mendoakan Palestina.

Data dan Fakta yang Mengkhawatirkan

Data UNRWA menunjukkan angka yang mengerikan: sudah 48.524 tewas dan 111.956 terluka hingga 13 Maret 2025. Ada 1,9 juta penduduk Gaza yang mengungsi, belum termasuk 5 juta lebih warga yang sudah lebih dulu mengungsi. Tingkat kerusakan mencapai 59%. Ini bukan konflik, tapi penjajahan dan penindasan!

Waspada Upaya Pembubaran UNRWA

Muhsin mengungkapkan adanya gerakan yang ingin membubarkan UNRWA. Ini sangat membahayakan bagi warga Palestina. “Ada upaya sistematik untuk mengakui Israel, membubarkan UNRWA. Kalau bubar, mereka [warga Gaza] tidak jadi pengungsi. Kalau status ini hilang mereka gak punya hak kembali seperti diatur PBB,” kata dia.

Harapan dan Langkah ke Depan

palestine
image just illustration

Media dan warga perlu memperhatikan progres gencatan senjata. Israel punya sejarah buruk dan seringkali tidak disiplin terhadap perjanjian. “Palestina two state solution itu harus muncul. Di sisi lain kita bantu UNRWA tidak dibubarkan, karena bantuan keuangannya sudah sangat kecil. AS tidak bantu sama sekali,” tutur dia.

Aksi Nyata yang Bisa Dilakukan

  • Mendorong gencatan senjata dan penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza.
  • Meningkatkan kapasitas Palestina menjaga perdamaian.
  • Membangun kembali Gaza.
  • Meningkatkan pengakuan Palestina sebagai anggota penuh PBB.
  • Mendorong kepatuhan negara lain untuk mengikuti aturan yang ada.

Riset Media dan Dukungan Berkelanjutan

Direktur Smart171, Maimon Herawati, mengatakan telah melakukan riset terhadap media di Indonesia terkait pemberitaan perjuangan Palestina. Dia berharap dukungan media ke depan dalam mengawal isu Palestina.

Gimana menurut kamu? Keren kan upaya Indonesia dan negara-negara ASEAN buat bantu Palestina? Jangan lupa, dukungan kita semua juga penting! Mari terus doakan dan berikan bantuan semampu kita.

Yuk, berikan komentarmu di bawah! Apa yang bisa kita lakukan bersama untuk Palestina? Jangan lupa kunjungi lagi untuk informasi menarik lainnya!

Posting Komentar