Mojokerto Geger! Anak Tiri Disiksa Ayah, Luka Parah dan Trauma Mendalam!

Table of Contents

Waduh, Mojokerto lagi geger nih! Ada berita nggak enak tentang seorang ayah tiri yang tega banget sama anak tirinya. Simak berita selengkapnya biar kita semua makin aware dan peduli sama lingkungan sekitar!

Mojokerto Gempar: Ayah Tiri Diduga Aniaya Anak Hingga Luka Parah!

Mojokerto Geger! Anak Tiri Disiksa Ayah, Luka Parah dan Trauma Mendalam!
image just illustration

Seorang pria berinisial JPA (26) asal Waru, Sidoarjo, harus berurusan dengan pihak berwajib. Kenapa? Diduga kuat dia telah melakukan tindakan penganiayaan terhadap anak tirinya yang masih berusia 12 tahun, APA. Lokasi kejadiannya di rumah istri sekaligus ibu korban di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Ngeri banget!

Kronologi Kejadian Mengerikan

Menurut Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Siko Sesaria Putra Suma, tersangka JPA sudah diamankan sejak hari Senin (10/3/2025) sekitar pukul 12.00 WIB. “Tersangka JPA saat ini ditahan,” tegas Siko.

Kasus ini terbongkar saat pihak sekolah melihat kondisi kepala korban yang berdarah saat masuk kelas. Hal ini kemudian dilaporkan ke tante korban yang berprofesi sebagai guru di SD lain. Korban kemudian dibawa ke Puskemas Gedeg untuk mendapatkan pertolongan medis.

Pengakuan Korban yang Bikin Miris

Setelah ditanya, korban akhirnya mengaku bahwa luka-luka yang dialaminya disebabkan oleh perbuatan ayah tirinya di rumah. Menurut pengakuan korban, JPA memukulinya menggunakan kayu, batang bambu, sabuk, bahkan rantai motor! Lebih parah lagi, pelaku juga tega menyulutkan rokok dan peniti yang dipanaskan ke tangan dan kaki korban. Ya ampun, kejam banget!

“Tersangka mengaku memukul menggunakan batang bambu ke kepala sebanyak 1 kali, punggung 3 kali dan kaki 2 kali,” ungkap Siko.

Selain itu, korban juga disuruh jongkok berdiri hingga 2.500 kali! Baru 50 kali, korban sudah tidak kuat, dan pelaku malah memukul punggung korban sebanyak 9 kali. Astaga, nggak punya hati!

Dampak Psikologis Korban

Tindakan biadab ini tentu saja meninggalkan trauma mendalam bagi korban. Selain luka fisik, luka psikis yang diderita anak ini pasti sangat berat. Kita sebagai masyarakat harus lebih peduli dan peka terhadap lingkungan sekitar. Jangan sampai ada lagi anak-anak yang menjadi korban kekerasan.

Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Kejadian ini jadi tamparan keras buat kita semua. Kita harus lebih waspada dan berani melaporkan jika melihat atau mendengar adanya tindak kekerasan terhadap anak. Berikut beberapa hal yang bisa kita lakukan:

  • Laporkan: Jangan ragu untuk melaporkan ke pihak berwajib jika melihat atau mendengar adanya tindak kekerasan.
  • Dukung: Berikan dukungan moral kepada korban dan keluarganya.
  • Edukasi: Tingkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melindungi anak-anak dari kekerasan.
  • Jaga: Jaga lingkungan sekitar kita agar aman dan nyaman bagi anak-anak.

Mari kita jadikan kasus ini sebagai pelajaran berharga. Kita semua bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak. Jangan biarkan kekerasan merenggut masa depan mereka!

Bagaimana pendapatmu tentang kasus ini? Yuk, berbagi di kolom komentar! Jangan lupa, kunjungi lagi website ini untuk mendapatkan informasi menarik dan bermanfaat lainnya. Bersama, kita bisa menciptakan perubahan positif!

Posting Komentar