Tempo Diteror Kepala Babi! Jejak CCTV & Nomor Asing Dibidik Polisi!
Waduh, Tempo Dapat ‘Kiriman’ Nggak Enak! 😱 Ada Apa Nih?
Pernah denger nggak sih, pepatah “mulutmu harimaumu”? Kayaknya pepatah ini lagi kejadian nih sama teman-teman jurnalis di Tempo. Kantor mereka baru aja kena teror yang bikin geleng-geleng kepala. Penasaran? Yuk, simak berita selengkapnya!
Kejadian Horor di Kantor Tempo¶
image just illustration
Jadi gini, VIVA melansir, kantor Tempo kedatangan paket nggak biasa. Isinya kepala babi yang dibungkus rapi dalam kardus styrofoam. Paket ini ditujukan buat ‘Cica’, salah satu jurnalis mereka. Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) langsung gercep melaporkan kejadian ini ke polisi.
Erick Tanjung, Koordinator KKJ, bilang kalau pengiriman kepala babi ini diduga sebagai bentuk teror dan ancaman pembunuhan. Ngeri banget, kan? Apalagi kepala babinya dikirim dengan kondisi telinga dipotong. 😥
Barang Bukti Sudah Dikantongi Polisi¶
Polisi nggak tinggal diam. Mereka udah mengantongi beberapa barang bukti, mulai dari rekaman CCTV sampai bukti telepon teror dari nomor luar negeri. Wah, semoga pelakunya cepat ketangkap ya!
Kenapa Tempo Jadi Target?¶
Nah, ini yang menarik. Erick Tanjung menduga kalau teror ini bukan serangan ke individu, tapi serangan terhadap kerja jurnalistik Tempo. Jadi, ini ancaman buat kemerdekaan pers! 😱
Salah satu jurnalis Tempo, Francisca Christy Rosana (Cica), emang sering bawain berita di podcast Bocor Alus yang kritis terhadap isu-isu nasional. Selain Cica, ada juga jurnalis berinisial HA yang juga dapat teror serupa.
Pasal yang Menjerat Pelaku¶
Pelaku teror ini bisa dijerat dengan Pasal 18 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dengan ancaman 2 tahun penjara dan denda Rp500 juta. Lebih parah lagi, bisa juga kena Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana! 😨
Kronologi Pengiriman ‘Paket’ Mengerikan¶
- 19 Maret 2025, pukul 16.15 WIB: Paket diterima satpam Tempo.
- 20 Maret 2025, pukul 15.00 WIB: Cica baru menerima paket tersebut.
Wakil Pemimpin Redaksi Tempo, Bagja Hidayat, udah kasih keterangan terkait kejadian ini. Semoga kasusnya cepat selesai dan nggak ada lagi teror serupa ya!
Apa yang Bisa Kita Pelajari?¶
Kejadian ini jadi pengingat buat kita semua tentang pentingnya kebebasan pers. Jurnalis punya hak untuk menyampaikan informasi tanpa takut diintimidasi. Kita sebagai masyarakat juga punya tanggung jawab untuk mendukung kerja-kerja jurnalistik yang berkualitas.
Pesan Penting: Jangan biarkan teror membungkam kebenaran!
Gimana menurut kamu tentang kejadian ini? Yuk, share pendapatmu di kolom komentar! Jangan lupa juga untuk follow dan kunjungi website ini lagi untuk informasi menarik lainnya. Sampai jumpa!
Posting Komentar