Tempo Diteror Kepala Babi: Sinyal Bahaya Kebebasan Pers di Indonesia?

Table of Contents

Waduh, gawat nih! Kantor Tempo diteror kepala babi? Seriusan ini bukan adegan film horor? Yuk, kita bahas tuntas!

Tempo Diteror Kepala Babi: Kebebasan Pers Beneran Terancam?

Tempo Diteror Kepala Babi: Sinyal Bahaya Kebebasan Pers di Indonesia?
image just illustration

Serangan ke redaksi Tempo makin ngeri aja. Kali ini, bukan cuma bom molotov atau perusakan mobil, tapi paket kepala babi! Kejadian ini jelas jadi sinyal bahaya buat kebebasan pers di Indonesia. Emang separah apa sih situasinya?

Kronologi Teror Kepala Babi

Tanggal 19 Maret 2025, sebuah paket mencurigakan nyampe di Kantor Redaksi Tempo, Jakarta Selatan. Isi paketnya? Kepala babi dengan kondisi telinga terpotong! Paket itu ditujukan ke Francisca Christy Rosana alias Cica, jurnalis sekaligus host siniar Bocor Alus Politik.

Kurir yang nganterin paket itu naik motor Honda Beat putih, pake jaket hitam dan helm Gojek. Paketnya tanpa identitas pengirim. Cica baru nerima paket itu sehari kemudian. Pas dibuka, baunya udah busuk banget! Hiiyyy…

Bukan Pertama Kalinya Tempo Diserang

Wakil Pemimpin Redaksi Tempo, Bagja Hidayat, bilang ini bukan pertama kalinya redaksi mereka dapet teror. Dulu, pernah ada pelemparan bom molotov di Kantor Redaksi Tempo Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, tahun 2010. Serangan itu diduga terkait laporan utama Majalah Tempo soal “Rekening Gendut Perwira Polisi”.

Jurnalis Tempo, Hussein, juga pernah ngalamin perusakan kaca mobil dua kali. Pertama, di sekitar Mabes Polri, dan kedua di dekat Pos Polisi Kukusan, Beji, Depok. Pelakunya diduga sama-sama dua orang naik motor.

“Ini adalah teror terhadap kerja jurnalistik dan kebebasan pers secara keseluruhan,” kata Bagja. Serem banget, kan?

Kekerasan Terhadap Jurnalis Makin Meningkat

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia nyatet, ada 73 kasus kekerasan terhadap jurnalis di sepanjang tahun 2024. Bentuknya macem-macem, mulai dari pembunuhan, kekerasan fisik, teror dan intimidasi, pelarangan liputan, ancaman, sampe serangan digital.

Pelaku kekerasan paling banyak adalah polisi dan TNI. AJI Indonesia nyatet ada 19 kasus kekerasan yang dilakukan Polisi dan 11 kasus yang dilakukan TNI.

Kondisi ini berdampak negatif ke indeks kemerdekaan pers (IKP) Indonesia. Dari tahun 2022 sampe 2024, IKP Indonesia terus menurun. Tahun 2022, IKP Indonesia ada di angka 77,88. Turun jadi 71,57 di 2023, dan terus turun di 2024 jadi 69,36.

“Penurunan angka IKP itu memperlihatkan, bahwa kondisi pers nasional tidak sedang baik-baik saja,” kata Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu. Gawat darurat!

Ancaman Pembunuhan yang Serius

Redaksi Tempo udah ngelaporin kasus teror kepala babi ini ke Bareskrim Polri. Koordinator KKJ Indonesia, Erick Tanjung, nyebut teror ini sebagai simbol ancaman pembunuhan.

“Pengiriman paket ini kami curigai sebagai teror, sebagai simbol ancaman pembunuhan,” ucap Erick.

KKJ berharap polisi bener-bener nindaklanjuti laporan ini dan nyelesaiin kasus-kasus kekerasan terhadap jurnalis lainnya.

Sementara Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk., Arif Zulkifli, negasin kalo teror ini nggak akan bikin mereka ciut.

“Kiriman paket berisi kepala babi di kantor Tempo adalah teror yang tak membuat ciut. Seperti yang sudah-sudah, teror adalah tonikum bagi militansi kerja jurnalistik kami,” tuturnya. Mantap!

Saatnya Bersuara!

Teror terhadap Tempo ini bukan cuma masalah mereka, tapi masalah kita semua. Kebebasan pers adalah pilar demokrasi. Kalo pers dibungkam, kebenaran susah dicari.

Kita nggak boleh diem aja! Mari kita dukung kerja-kerja jurnalistik yang jujur dan berani. Jangan biarin teror jadi penghalang buat mencari dan menyampaikan informasi yang benar.

Gimana caranya? Gampang!

  • Share artikel ini ke temen-temen kamu.
  • Komen di bawah, apa pendapat kamu soal kasus ini?
  • Follow media sosial Tempo dan media independen lainnya.
  • Laporkan kalo kamu nemu berita hoax atau ujaran kebencian.

Yuk, sama-sama jaga kebebasan pers di Indonesia! Jangan lupa balik lagi buat dapetin berita-berita terbaru dan informasi menarik lainnya. Sampai jumpa!

Posting Komentar