"Bahasa Sunda Jangan Sampai Punah! Ini Kata Tokoh-Tokoh Sunda."

Table of Contents

Wih, rame nih! Para tokoh Sunda pada ngumpul dan ngobrolin masa depan bahasa dan budaya Sunda. Penasaran kan, apa aja yang mereka omongin? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

Bahasa Sunda: Jangan Sampai Punah! Kata Para Tokoh

Bahasa Sunda Jangan Sampai Punah! Ini Kata Tokoh-Tokoh Sunda.
image just illustration

Sabtu, 12 April 2025, Paguyuban Pasundan mengadakan acara silaturahmi yang dihadiri tokoh-tokoh penting Sunda di Aula Mandalasaba dr. Djoendjoenan, Bandung. Agenda utamanya? Ngobrolin gimana caranya biar bahasa Sunda tetap lestari dan nggak punah!

Krisis Bahasa Sunda? Emang Iya?

Prof. Didi Turmudzi, Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, mengungkapkan kekhawatirannya tentang krisis bahasa Sunda. Beliau bilang, dulu tahun 1960 Bandung itu budayanya Sunda banget, tapi tahun 1990-an udah mulai pudar. Wah, bahaya nih! Bahasa itu identitas bangsa dan juga soal etika, lho.

Solusinya Gimana Dong?

Prof. Didi punya ide! Beliau sepakat kerjasama dengan Pemprov Jabar buat bangun pusat budaya Sunda di Majalengka, deket Bandara Kertajati. Luasnya hampir 50 hektar! Selain itu, pendekatan budaya lokal dan pendidikan budaya serta moral dalam pendidikan juga penting banget. Katanya, Paguyuban Pasundan punya potensi sejarah yang besar untuk ngelakuin ini.

Paguyuban Pasundan: Lebih dari Sekadar Organisasi Daerah

TB Hasanuddin, Dewan Pangaping Paguyuban Pasundan yang juga Anggota Komisi I DPR RI, menegaskan bahwa Paguyuban Pasundan itu bukan cuma organisasi kedaerahan biasa. Tapi, bagian penting dari sejarah berdirinya NKRI! Dari dulu visinya udah jelas: memerangi kemiskinan dan kebodohan. Keren!

Pembangunan Berbasis Budaya Lokal: Kunci Kemajuan Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga sependapat. Beliau mengingatkan pentingnya pembangunan yang berbasis budaya lokal. Kita harus jaga alam Jawa Barat yang kaya raya ini. Beliau berharap Paguyuban Pasundan dan Universitas Pasundan (Unpas) bisa melahirkan pemimpin yang berkarakter Sunda dan peduli lingkungan.

Sistem Pendidikan Nasional Juga Ikut Dibahas!

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Atip Latipulhayat, bilang Paguyuban Pasundan bakal jadi mitra strategis dalam reformasi sistem pendidikan nasional. Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yulianto mengapresiasi kontribusi Paguyuban Pasundan dalam pendidikan dan pelestarian budaya.

Pesan Khusus dari Jaksa Agung

Jaksa Agung ST Burhanuddin juga nggak ketinggalan kasih pesan. Beliau menekankan pentingnya keberanian dan peran aktif masyarakat Sunda dalam pemerintahan serta pelestarian lingkungan. “Jangan sampai orang Sunda dikenal penakut,” katanya. Beliau juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap alih fungsi lahan pertanian.

Kesimpulan: Yuk, Lestarikan Budaya Sunda!

Acara silaturahmi ini jadi momentum penting buat ngingetin kita semua tentang pentingnya melestarikan bahasa dan budaya Sunda. Jangan sampai identitas kita hilang ditelan zaman. Mari kita jaga bersama warisan leluhur ini!

Gimana menurut kamu? Punya ide lain buat melestarikan budaya Sunda? Share di kolom komentar, ya! Jangan lupa kunjungi lagi website ini untuk update berita lainnya. Hatur nuhun!

Posting Komentar