Cium Kaki Guru: Boleh Gak Sih? Ini Kata Hukum & Etika!
Cium Kaki Guru: Boleh Gak Sih? 🤔 Ini Kata Hukum & Etika!
Eh, lagi rame nih soal cium kaki guru! Jadi kepo kan, sebenernya boleh gak sih dalam agama dan etika? Yuk, kita bahas santai aja!
image just illustration
Awal Mula Kontroversi: Film Bidaah
Gini lho, semua ini berawal dari film Malaysia berjudul Bidaah. Film ini nyeritain tentang sekte sesat fiktif yang dipimpin sama Walid. Nah, di film itu ada adegan pengikutnya cium kaki Walid buat nunjukkin rasa hormat. Mereka percaya air bekas rendaman kaki Walid bisa bawa berkah karena dianggap dari guru spiritual mereka. Hmm, agak gimana gitu ya?
Hukum Mencium Kaki Guru dalam Islam: Kata Ulama
Terus, gimana sih sebenernya hukumnya dalam Islam? Untungnya, ada penjelasan dari NU Online yang ngutip pendapat Imam Ibnu Hajar Al-Haitami. Beliau pernah ditanya soal hukum berbagai bentuk penghormatan, termasuk cium kaki.
Kata beliau, berjabat tangan sama orang yang baru dateng itu sunnah. Begitu juga mencium tangan, kaki, atau kepala, itu diperbolehkan, bahkan sunnah buat orang yang punya keutamaan kayak orang alim, saleh, atau punya kemuliaan nasab.
Tapi, ngebungkukin badan itu makruh. Nah, kalo berdiri buat nyambut atau ngehormatin orang mulia, itu sunnah juga. Jadi, intinya, ada dasar hukumnya!
Siapa Aja Sih yang Berhak Dicium Kakinya?
Selain ulama dan orang saleh, siapa lagi nih yang berhak dapet penghormatan kayak gitu? Sayyid Murtadha Az-Zabidi bilang:
“Atau orang yang berhak atas hal itu karena urusan agama”, yaitu seperti seorang syekh (orang tua) yang sudah lanjut usia dan saleh, seorang pemuda dalam Islam, gurunya dalam ilmu walaupun masih muda, atau ayahnya, atau ibunya, dan paman (dari jalur ayah) yang kedudukannya seperti ayah.”
Intinya Gimana Dong?
Jadi gini, hukum asal mencium tangan guru, mencium kakinya, atau orang berilmu lainnya, orang tua, dan orang saleh itu boleh, bahkan dianjurkan. Asalkan dilakuin dalam koridor penghormatan yang bersumber dari nilai-nilai agama dan adab. Itu sebagai bentuk penghormatan ke pemilik ilmu, kebaikan, dan kemuliaan. Penting nih, jangan salah niat!
Tapi… Hati-Hati Penyalahgunaan!
Sayangnya, sekarang ini makna luhur dari penghormatan ini sering bergeser. Banyak yang jadiin ini alat eksploitasi simbolik atas nama agama. Jangan sampe deh!
Kesimpulan: Boleh, Asal…
Jadi, cium kaki guru, orang berilmu, atau orang saleh itu boleh dalam Islam, bahkan sunnah kalau niatnya buat penghormatan. Tapi, jangan sampe disalahgunain buat nyiptain citra suci yang tak tersentuh, buat ngontrol dan ngelabui masyarakat awam, atau buat meraih kekuasaan dan pemuasan nafsu semata. Wallahualam.
Gimana guys, udah lebih jelas kan? Jangan lupa, semua tindakan kita harus dilandasi dengan niat yang baik dan sesuai dengan ajaran agama. Semoga bermanfaat ya!
Yuk, kasih pendapat kalian di kolom komentar! Atau, kalo mau tau info menarik lainnya, jangan lupa mampir lagi ya! 😉
Posting Komentar