Demo Pro-Palestina Memanas: Mahasiswa Columbia Kembali Diciduk Polisi AS!
Waduh, lagi-lagi demo pro-Palestina di kampus-kampus Amerika Serikat memanas nih! Kali ini, mahasiswa Universitas Columbia jadi sorotan utama. Penasaran kan apa yang terjadi? Yuk, kita simak berita selengkapnya!
Mahasiswa Palestina Ditangkap Saat Urus Kewarganegaraan? Kok Bisa?¶
image just illustration
Ceritanya gini, Mohsen Mahdawi, seorang mahasiswa asal Palestina yang lagi proses naturalisasi jadi warga negara AS, malah diciduk pas lagi wawancara! Kejadian ini terjadi pada Senin, 14 April 2025. Waduh, apes banget ya?
Menurut kabar yang beredar, penangkapan ini ada hubungannya sama aksi protes pro-Palestina yang lagi gencar-gencarnya di berbagai kampus di AS. Pemerintah Presiden Trump kayaknya lagi keras banget nih sama mahasiswa imigran yang ikut demo.
Mahdawi sendiri udah tinggal di AS sejak 2015 dan rencananya mau lulus dari Columbia bulan depan. Bahkan, dia udah diterima buat lanjut S2 di universitas yang sama! Tapi, gara-gara kejadian ini, semua jadi nggak pasti deh.
Pendiri Kelompok Mahasiswa Palestina diincar?¶
Ternyata, Mahdawi ini salah satu pendiri kelompok mahasiswa Palestina di Universitas Columbia lho! Dia bikin kelompok ini bareng Mahmoud Khalil, yang udah duluan ditangkap dan sekarang lagi nunggu proses deportasi. Hmm, kayaknya emang lagi diincar nih.
Senator Bernie Sanders dan beberapa anggota parlemen lainnya juga ikut angkat bicara. Mereka ngecam keras penangkapan Mahdawi. Katanya, Mahdawi dateng ke kantor imigrasi buat tahap akhir proses kewarganegaraannya, eh malah diborgol dan ditangkap sama petugas bersenjata berpakaian preman! Ngeri banget kan?
Video Penangkapan Beredar di Media Sosial¶
Sebuah video yang diduga merekam penangkapan Mahdawi juga viral di media sosial. Di video itu keliatan agen imigrasi bersenjata lagi menggiring seorang pria ke dalam mobil SUV hitam. Katanya sih, video itu direkam sama temen Mahdawi yang lagi nemenin dia.
Untungnya, Hakim Distrik William Sessions langsung ngeluarin perintah sementara yang ngelarang otoritas imigrasi buat mindahin atau mendeportasi Mahdawi dari Vermont. Jadi, Mahdawi masih punya harapan nih!
Bukan Cuma Mahdawi, Ada Korban Lainnya!¶
Kasus Mahdawi ini nambah panjang daftar mahasiswa imigran yang ditahan gara-gara dukung Palestina. Sebelumnya, ada Rumeysa Ozturk dari Universitas Tufts dan Yunseo Chung dari Columbia yang juga kena getahnya.
Tudingan Kampanye Bungkam Pro-Palestina¶
Kelompok Palestinian Youth Movement langsung ngecam keras penangkapan Mahdawi. Mereka bilang ini bagian dari upaya pemerintah AS buat ngebungkam mahasiswa yang nolak kebijakan Israel di Gaza. Mereka juga nyebut penangkapan ini sebagai eskalasi taktik dari ICE dan DHS buat nangkepin mahasiswa dan warga non-AS yang vokal dukung Palestina.
Organisasi ini juga nuntut pembebasan Mahdawi tanpa syarat. Langkah aparat imigrasi ini bikin banyak pihak khawatir, termasuk pendukung kebebasan berpendapat dan tokoh konservatif. Mereka takut tindakan ini bisa ngebungkam kebebasan berekspresi di lingkungan akademik.
Apa Selanjutnya?¶
Kasus Mahdawi ini masih terus bergulir. Kita tunggu aja ya perkembangan selanjutnya. Semoga aja Mahdawi dan mahasiswa lainnya bisa segera dibebaskan dan bisa melanjutkan studi mereka tanpa gangguan.
Gimana menurut kamu soal kasus ini? Apakah pemerintah AS udah bertindak terlalu jauh? Yuk, diskusi di kolom komentar! Jangan lupa juga buat share artikel ini ke temen-temen kamu biar makin banyak yang tau!
Posting Komentar