Dompet Bank Kustodian Makin Gendut: Aset Kelolaan Terus Meroket!

Table of Contents

Oke, siap! Berikut adalah penulisan ulang berita berdasarkan data yang kamu berikan, dengan gaya bahasa kasual dan improvisasi:

Dompet Bank Kustodian Makin Gendut! Aset Kelolaan Terus Meroket, Lho!

Dompet Bank Kustodian Makin Gendut
image just illustration

Eh, tahu nggak sih? Dompetnya bank-bank kustodian lagi pada gendut banget nih! Aset kelolaan mereka terus meroket, kayak roket beneran! Penasaran kenapa? Yuk, kita bahas lebih lanjut!

Investor Pasar Modal Makin Pintar!

Salah satu penyebab utama kenapa aset kelolaan bank kustodian makin besar adalah karena investor pasar modal di Indonesia makin pintar dan sadar investasi. Buktinya, menurut data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor pasar modal udah mencapai 15,77 juta orang per Maret 2025! Gokil, kan? Ini meningkat 1,77% dari akhir tahun 2024 lalu. Jadi, makin banyak orang yang melek investasi, makin banyak juga aset yang dikelola bank kustodian.

BSI Makin Mantap di Bisnis Kustodian Syariah

Bank Syariah Indonesia
image just illustration

PT. Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) nggak mau ketinggalan momen nih. Mereka terus memperkuat bisnis kustodiannya, terutama buat mengoptimalkan potensi ekosistem syariah di pasar modal yang masih banyak belum digarap. Per Februari 2025, BSI udah mengelola asset under custody (AUC) lebih dari Rp 117,02 triliun, tumbuh 29,43% secara tahunan (yoy)!

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, bilang kalau mereka optimis dana kelolaan kustodian nasabah (AUC) akan terus meningkat tahun ini. BSI juga terus memperkuat layanan seperti administrasi efek-efek syariah yang dimiliki nasabah. Keren!

Kata Wisnu:

“Sebagai bank kustodian, BSI terus memperkuat layanan seperti administrasi efek-efek syariah yang dimiliki nasabah.”

BSI juga memberikan layanan penyelesaian transaksi efek syariah dan pencatatan imbal hasilnya. Tahun ini, mereka akan terus mengembangkan bisnis kustodian pada segmen ritel, terutama reksadana ritel. Produk unggulan mereka adalah layanan capital market berbasis syariah, seperti safekeeping, fund services, wali amanat, dan keagenan.

BCA Juga Nggak Kalah Gacor!

Bank Central Asia
image just illustration

Nggak cuma BSI, PT Bank Central Asia (BCA) juga merasakan hal yang sama. Mereka melihat tren bisnis bank kustodian masih akan tumbuh positif, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi.

Per Desember 2024 lalu, asset under custody BCA tercatat lebih dari Rp 430 triliun, meningkat 21% secara YoY!

EVP Corporate and Social Responsibility BCA, Hera F Haryn, menjelaskan kalau layanan Kustodian BCA saat ini bekerja sama dengan lebih dari 40 Manajer Investasi dan mengadministrasikan lebih dari 200 produk investasi, seperti reksa dana terbuka, reksa dana terproteksi, reksa dana penyertaan terbatas, reksa dana ETF, dan kontrak pengelolaan portofolio efek.

BCA juga melayani berbagai jenis nasabah institusi/individu lainnya untuk penatausahaan surat berharga yang dimiliki, baik di dalam maupun di luar negeri.

Hera menambahkan:

“Sesuai dengan komitmen BCA senantiasa di sisi nasabah, BCA akan terus meningkatkan layanan kustodian BCA.”

Kesimpulan: Investasi Itu Penting, Gaes!

Gimana? Udah makin paham kan kenapa dompet bank kustodian makin gendut? Ini semua karena makin banyak orang yang sadar pentingnya investasi. So, tunggu apa lagi? Yuk, mulai investasi sekarang juga! Jangan lupa, investasi itu penting buat masa depan kita.

Pengen tahu lebih banyak tentang investasi dan keuangan? Jangan lupa untuk tinggalkan komentar di bawah ini, dan kunjungi kami lagi untuk informasi menarik lainnya! Sampai jumpa!

Posting Komentar