DPRD DKI: Pramono, Buruan Isi Jabatan Kosong! Jangan Ambil Orang Luar!

Table of Contents

Wih, Jakarta lagi rame nih! Kursi-kursi penting di Pemprov DKI pada kosong melompong. DPRD DKI gempar, langsung nyuruh Gubernur Pramono Anung buat gercep ngisi! Tapi, ada tapinya nih, jangan sampai “impor” pejabat dari luar!

Kursi Kosong di Pemprov DKI: Kok Bisa?

DPRD DKI: Pramono, Buruan Isi Jabatan Kosong! Jangan Ambil Orang Luar!
image just illustration

Jadi gini, guys, kekosongan jabatan ini udah kejadian dari zaman Pj Gubernur sebelumnya. Ada yang pensiun, mutasi, promosi, bahkan meninggal dunia. Beberapa posisi krusial yang lagi kosong antara lain:

  • Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI
  • Wali Kota Jakarta Timur
  • Bupati Kepulauan Seribu
  • Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta
  • Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta (sekarang masih Plt)

Waduh, banyak juga ya! Padahal, jabatan-jabatan ini penting banget buat ngurusin Jakarta.

DPRD DKI: Jangan Impor Pejabat!

Nah, yang bikin seru, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua, tegas banget nih. Dia minta Gubernur Pramono Anung jangan sampai ngambil pejabat dari luar Pemprov DKI. Katanya, DKI nggak kekurangan PNS berkualitas buat ngisi jabatan-jabatan itu.

“Mudah-mudahan ke depan dengan gubernur yang baru tidak ada lagi impor terkait dengan pegawai-pegawai yang menduduki ketua SKPD ke atas,” tegas Inggard. Wah, pedes juga ya!

Dia juga bilang, kalau jabatan penting masih dipegang Plt (Pelaksana Tugas), itu nunjukin Pemprov DKI nggak profesional dalam manajemen kepegawaian. Inggard ngingetin juga soal aturan Pergub yang bilang Plt cuma boleh menjabat maksimal tiga bulan.

BKD DKI Harus Gercep!

Makanya, Inggard minta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta buat segera nindaklanjuti pengisian jabatan kosong ini. Caranya gimana? Pake sistem merit! Jadi, yang dipilih bener-bener yang berkualitas dan punya kemampuan.

“Kami berharap merit system yang dilakukan oleh badan kepegawaian ini harus benar-benar digunakan untuk mengambil keputusan,” ucap Inggard.

Apa Artinya Buat Kita?

Kekosongan jabatan ini jelas berdampak ke pelayanan publik di Jakarta. Kalau posisi penting kosong atau dipegang Plt terus, ya gimana mau gercep ngurusin masalah-masalah di Jakarta? DPRD DKI udah nyadar nih, makanya mereka dorong Gubernur buat segera bertindak.

Yuk, Ikut Kontribusi!

Gimana menurut kamu? Apakah Pemprov DKI bakal dengerin saran DPRD? Atau malah ada kejutan “impor” pejabat? Share pendapatmu di kolom komentar! Dan jangan lupa, pantau terus perkembangan berita ini di sini. Siapa tahu, kamu punya ide brilian buat Jakarta yang lebih baik!

Posting Komentar