Firasat Pilu Istri Faank Wali: Ibunda Berpulang Usai Umrah.

Table of Contents

Kabar duka datang dari keluarga Faank Wali! Istrinya, Sari, ternyata punya firasat sebelum ibunda tercinta berpulang. Yuk, kita simak cerita selengkapnya!

Firasat Pilu Istri Faank Wali: Ibunda Berpulang Usai Umrah

Firasat Pilu Istri Faank Wali: Ibunda Berpulang Usai Umrah
image just illustration

Sari, istri dari Faank Wali, mengungkapkan bahwa ia sempat memiliki firasat bahwa ibunya akan dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. Firasat ini muncul menjelang kepergian sang ibunda, Hajjah Astuti Waty, yang menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (19/4/2025) dini hari.

Mimpi yang Jadi Kenyataan

Sari bercerita, saat menjalankan ibadah umrah beberapa waktu lalu, ia bermimpi melihat paras ibunya kembali muda.

“Kalau saya kemarin mimpinya seperti itu, kita tuh sudah semua di Mekah, sudah di Kakbah. Terus terakhir, mama pakai mukena putih, terus mukanya berubah jadi muda,” ujar Sari dengan mata berkaca-kaca, saat ditemui di rumah duka di kawasan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat pada Minggu (20/4/2025).

Ia menambahkan, “Jadi ini mungkin tanda. Tapi ya (meninggalnya) kapan, enggak tahu. Pokoknya kita ya sudah, membersamai terakhir kali dengan yang terbaik.”

Pesan Terakhir Ibunda

Faank Wali juga membagikan cerita tentang firasat yang ia rasakan. Saat momen halal bihalal beberapa waktu lalu, almarhumah Astuti Waty seolah sudah memiliki perasaan bahwa ia akan segera dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.

“Isyarat itu, terakhir tuh, pas halal-bihalal. Ada lah, kita ngumpul semua keluarga di Bintaro, sama kakak-adiknya si mama. Mereka duduk bertiga. Saya bilang gini, ‘bude, mama, om, sehat ya, semangat untuk sehat ya?’” tutur Faank, mengenang ucapan ibu mertuanya.

“Terus si mama bilang, ‘insya Allah sehat, cuma kita enggak tahu siapa yang dipanggil duluan di antara kita’, itu dia ngomong. Dan hari ini, ya ternyata omongannya jadi,” lanjutnya dengan suara terisak.

Kenangan Umrah Bersama

Sebelumnya, Ovie Wali, istri Faank yang lain, juga sempat membawa anak-anaknya untuk umrah. Ia bahkan sudah memberikan briefing jauh-jauh hari. Momen umrah ini menjadi kenangan berharga bagi keluarga, terutama di saat-saat duka ini.

Kisah ini mengajarkan kita bahwa waktu bersama orang-orang tersayang sangatlah berharga. Jangan sia-siakan kesempatan untuk menciptakan kenangan indah bersama mereka.

Apa pendapatmu tentang firasat? Pernahkah kamu mengalaminya? Bagikan ceritamu di kolom komentar! Jangan lupa kunjungi kembali website ini untuk mendapatkan berita dan informasi menarik lainnya.

Posting Komentar