Kangkuro: Surga Tersembunyi di Lindu Sigi yang Terisolasi, Tapi Mempesona!
Dusun Kangkuro: Hidden Gem di Sigi yang Bikin Hati Terenyuh!
Guys, kali ini kita nggak cuma bahas tempat wisata yang instagramable, tapi juga kisah di balik keindahan alam yang mungkin belum banyak didengar. Kita akan menyelami Dusun Kangkuro, sebuah permata tersembunyi di Lindu Sigi. Siap? Yuk, simak!
image just illustration
Akses yang Menantang: Perjuangan Menuju Kangkuro¶
Dusun Kangkuro, Desa Tomado, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, menyimpan kekayaan alam yang luar biasa. Sayangnya, untuk sampai ke sana butuh perjuangan ekstra. Bayangin aja, dari Dermaga Desa Tomado, kamu harus naik kapal kecil selama 30 menit ke Dermaga Wongkodono.
Tragisnya, dermaga Wongkodono ini kondisinya parah banget! Kayu lapuk dan papan rusak bikin penumpang was-was. Pemerintah seolah lupa kalau ini adalah hak dasar masyarakat. Nggak kebayang kan, gimana susahnya warga yang bawa barang dagangan atau motor?
Dari Dermaga Wongkodono, petualangan belum selesai. Warga harus naik ojek motor melewati jalan berlumpur, sungai tanpa jembatan, dan jembatan kayu yang bisa roboh kapan saja. Biaya ojeknya? Rp250 ribu pulang-pergi! Mahal banget kan? Ini jadi beban berat buat warga yang ekonominya pas-pasan.
Seorang tukang ojek cerita, kerusakan akses jalan ini sudah bertahun-tahun tanpa perbaikan. “Apalagi saat musim hujan, jalan makin parah. Motor sering terjebak lumpur. Kami sangat berharap ada perhatian serius dari pemerintah,” katanya. Semoga didengar ya!
Pendidikan yang Terhambat¶
Nggak cuma akses fisik, dunia pendidikan juga kena imbasnya. Anak-anak di Kangkuro cuma bisa sekolah sampai SD. Untuk SMP atau SMA, mereka harus ke desa tetangga dengan medan berbahaya dan perjalanan panjang. Sedih banget!
Harapan dari Masyarakat¶
Pada Minggu, 27 April 2025, tokoh masyarakat Dusun Kangkuro, Tambogo, menyampaikan langsung keluhan ke Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, saat penutupan tambang ilegal. Ia mendesak pemerintah segera memperbaiki Dermaga Wongkodono dan akses jalan.
“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki dermaga dan jalan ini. Dermaga Wongkodono seharusnya menjadi pintu masuk wisata, bukan justru menjadi hambatan,” tegas Tambogo. Tepat sekali!
Janji dari Pemerintah¶
Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, berjanji akan melakukan perbaikan bertahap. “Pemerintah memahami pentingnya akses ini, baik untuk mobilitas masyarakat maupun pengembangan sektor pariwisata. Kami akan tindak lanjuti secara bertahap,” ujarnya. Semoga janjinya ditepati ya!
Yuk, Bersuara!¶
Kisah Dusun Kangkuro ini adalah panggilan untuk kita semua. Jangan cuma menikmati keindahan alam Indonesia, tapi juga peduli pada saudara-saudara kita yang masih berjuang untuk akses dasar.
Gimana caranya?
- Bagikan artikel ini! Sebarkan informasi tentang Dusun Kangkuro ke teman dan keluarga.
- Komentar! Sampaikan pendapatmu tentang masalah ini di kolom komentar.
- Dukung! Cari tahu bagaimana kamu bisa mendukung inisiatif perbaikan infrastruktur di daerah terpencil.
Mari bersama-sama wujudkan Indonesia yang lebih adil dan merata!
Semoga artikel ini bermanfaat dan menginspirasi. Jangan lupa tinggalkan komentar dan kunjungi kembali untuk informasi menarik lainnya. Terima kasih!
Posting Komentar