Keren! Pasutri Elektro ITS Buktikan Cinta & Ilmu Bisa Diraih Bareng!
Keren Banget! Pasutri Elektro ITS Buktikan Cinta dan Ilmu Bisa Jalan Bareng!
Kisah cinta yang bersemi di bangku kuliah memang selalu bikin hati hangat. Tapi, kalau cinta itu juga berbuah gelar doktor barengan, wah, ini baru luar biasa! Pasangan suami istri (pasutri) dari Departemen Teknik Elektro ITS ini membuktikan bahwa cinta, ketekunan, dan ilmu bisa diraih bersamaan. Yuk, simak kisah inspiratif mereka!
Awal Mula Perjuangan: Kuliah Bareng, Riset Beda¶
image just illustration
Dr. Hanugra Aulia Sidharta ST MMT dan Dr. Diah Risqiwati ST MT, adalah dua sejoli yang berhasil meraih gelar doktor secara bersamaan di Wisuda ke-131 ITS. Kiki, sapaan akrab Diah Risqiwati, memulai studi doktoralnya setahun lebih dulu dari Hanugra. Meskipun berada di departemen yang sama, mereka memiliki fokus riset yang berbeda. Kiki mendalami pengolahan sinyal, sementara Hanugra fokus pada pengolahan citra.
“Meskipun begitu, kami bisa menjalaninya bersama,” ungkap Kiki dengan senyum tulus.
Cobaan Datang: Ablasio Retina dan Kekuatan Cinta¶
Perjalanan mereka tidak selalu mulus. Pada tahun 2021, Hanugra didiagnosis ablasio retina, kondisi di mana retina mata kanannya terlepas dari jaringan. Setahun kemudian, musibah serupa menimpa mata kirinya. Tujuh kali operasi dan dua tahun masa pemulihan membuat masa studi mereka terasa berat dan penuh ketidakpastian.
Namun, di sinilah kekuatan cinta dan komitmen mereka diuji. Kiki dengan setia mendampingi Hanugra. “Saya meyakinkan suami, kalau pun ia sulit melihat, saya yang akan menjadi indra penglihatannya,” kenang Kiki dengan penuh kasih.
Kiki menjadi pasangan sekaligus rekan seperjuangan yang tak ternilai bagi Hanugra. Ia dengan sabar menuliskan, menarasikan, dan mendampingi setiap langkah Hanugra dalam proses studinya. Di laboratorium, mereka bahkan dijuluki Habibie dan Ainun!
Buah Manis Ketekunan: Hibah Riset dan Publikasi Jurnal¶
image just illustration
Berbekal usaha keras dan keyakinan, pasangan yang menikah pada tahun 2009 ini akhirnya membuahkan hasil yang manis. Di awal tahun 2023, mereka berhasil meraih hibah riset bergengsi ke Shibaura Institute of Technology (SIT), Jepang. Kualitas karya ilmiah mereka juga diakui di kancah internasional. Kiki dan Hanugra masing-masing berhasil mempublikasikan dua jurnal internasional bereputasi.
Kerennya lagi, keduanya juga telah menjalani sidang promosi doktor di hari yang sama sebelum akhirnya dikukuhkan bersama dalam wisuda.
Lebih dari Sekadar Gelar: Kisah Inspiratif untuk Kita Semua¶
Kisah Kiki dan Hanugra melampaui sekadar pencapaian akademik. Ini adalah kisah tentang kepercayaan yang tak tergoyahkan, ketekunan yang luar biasa, dan cinta yang tak lekang oleh waktu. Bagi mereka, kelulusan ini bukan hanya pencapaian akademik semata, melainkan juga lambang keberhasilan atas berbagai tantangan hidup yang telah mereka hadapi bersama.
Pencapaian mereka juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas. Ini membuktikan bahwa pendidikan berkualitas dapat diraih oleh siapa saja, dalam kondisi apapun, dengan adanya kolaborasi dan inklusivitas.
Apa yang Bisa Kita Pelajari?¶
Kisah ini memberikan beberapa pelajaran penting:
- Cinta dan dukungan dari orang terdekat sangat penting dalam menghadapi tantangan.
- Ketekunan dan kerja keras akan selalu membuahkan hasil.
- Pendidikan berkualitas dapat diraih oleh siapa saja, tanpa memandang kondisi.
Sekarang Giliran Kamu!¶
Bagaimana, terinspirasi dengan kisah pasutri elektro ITS ini? Yuk, bagikan kisah ini ke teman-temanmu dan berikan komentar di bawah ini! Ceritakan juga pengalamanmu dalam meraih mimpi, atau bagaimana kamu menghadapi tantangan dalam hidup. Jangan lupa, kunjungi lagi blog ini untuk mendapatkan kisah-kisah inspiratif lainnya!
Posting Komentar