Ketua PKK Batang Gebrak Pasar Global: Batik Rifaiyah Siap Mendunia!
Wih, keren banget! Ketua PKK Batang punya gebrakan baru nih, siap membawa batik Rifaiyah mendunia! Yuk, kita simak selengkapnya!
Ketua PKK Batang: Batik Rifaiyah Siap Go Global!¶
image just illustration
Ibu Faelasufa Faiz, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Batang, punya visi yang mantap untuk batik Rifaiyah. Beliau ingin batik khas Batang ini nggak cuma dikenal di Indonesia, tapi juga di pasar internasional! Strateginya? Dengan memperbaiki pola pemasaran dan aktif ikut serta dalam berbagai event batik nasional.
Kenapa Batik Rifaiyah Istimewa?¶
Batik Rifaiyah punya sejarah panjang yang erat kaitannya dengan perjuangan Kiai Ahmad Rifai. Uniknya lagi, proses pembuatannya diiringi dengan lantunan selawat kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, motif hewan pada batik ini juga nggak dibuat utuh, tapi terpisah-pisah. Keren, kan?
Dukungan Penuh untuk Pengrajin Batik¶
Ibu Faelasufa Faiz nggak cuma fokus pada pemasaran, tapi juga memperhatikan kesejahteraan pengrajin batik. Beliau berharap peningkatan pemasaran bisa meningkatkan ekonomi warga dan memecahkan masalah kaderisasi, mengingat banyak pengrajin batik yang sudah berusia lanjut. Dengan begitu, generasi muda tertarik untuk melestarikan warisan budaya ini.
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ikut Terdongkrak¶
Pengembangan batik Rifaiyah juga berdampak positif pada pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Batang. Kalau batik ini makin dikenal, tentu banyak wisatawan yang datang dan membeli produk-produk kreatif lainnya.
Apresiasi dari Perancang Busana¶
Sri Wulandari atau Wulan Vellea, seorang perancang busana, juga mengapresiasi langkah Ibu Ketua PKK Batang. Beliau berharap para maestro batik Rifaiyah bisa semakin dikenal, baik di dalam maupun luar negeri, dengan diikutkan dalam event batik bergengsi. Wulan sendiri sudah bermitra dengan para pembatik Rifaiyah dan menggunakan kain batik ini dalam rancangannya.
Regenerasi Itu Penting!¶
image just illustration
Miftakhutin, perwakilan pembatik Rifa’iyah, membenarkan pentingnya regenerasi. Saat ini, generasi muda yang menekuni pembatikan masih sangat minim. Padahal, harga batik Rifaiyah bisa mencapai ratusan ribu rupiah, tergantung dari motif dan lamanya pembuatan.
Waktunya Bergerak!¶
Gimana, tertarik untuk mengenal lebih dekat batik Rifaiyah? Atau bahkan ikut serta melestarikannya? Yuk, dukung terus produk-produk lokal dan warisan budaya Indonesia! Kunjungi galeri batik Rifaiyah di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Batang, dan dapatkan koleksi batik impianmu. Jangan lupa ajak teman dan keluarga, ya!
Semoga artikel ini menginspirasi dan menambah kecintaan kita terhadap batik Indonesia. Jangan ragu untuk memberikan komentar dan berdiskusi di bawah ini. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!
Posting Komentar