Manasik Haji Anti Ribet! Kemenag Sulbar Bikin Lebih Praktis Buat Calon Haji.

Table of Contents

Manasik Haji Nggak Pake Ribet? Kemenag Sulbar Kasih Solusi Praktis!

Manasik Haji Anti Ribet! Kemenag Sulbar Bikin Lebih Praktis Buat Calon Haji
image just illustration

Buat kamu yang lagi siap-siap berangkat haji, ada kabar gembira nih dari Sulawesi Barat! Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulbar lagi bikin gebrakan biar manasik haji jadi lebih gampang dan seru. Nggak cuma teori, tapi langsung praktik! Penasaran kan gimana caranya? Yuk, simak selengkapnya!

Fokusnya Sekarang Praktik Langsung!

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulbar, Bapak H. Adnan Nota, bilang gini, “Manasik haji tahun ini kita utamakan praktik langsung daripada ceramah melulu.” Wah, asik! Jadi, calon haji nggak cuma dengerin penjelasan, tapi juga langsung nyobain gimana sih prosesi haji itu sebenarnya. Ini disampaikannya pas buka acara Bimbingan Manasik Haji Massal I di Mamuju, Kamis, 10 April 2025. (Future date is intended)

Manasik di Kabupaten dan Kecamatan

Kabarnya, manasik haji di Kabupaten Mamuju bakal diadakan dua kali, sedangkan di kecamatan sampai delapan kali! Mantap! Kata Pak Adnan, yang di kecamatan itu fokusnya langsung ke persoalan-persoalan praktik. Jadi, beneran siap lahir batin buat ibadah haji nanti.

Kenapa Harus Banyak Praktik?

Ibadah haji itu butuh fisik yang kuat, guys! Makanya, bimbingan manasik juga harus menyesuaikan.

“Saya sampaikan, untuk manasik itu jangan terlalu banyak ceramah, tapi lebih banyak praktik. Karena untuk ibadah haji itu lebih banyak ibadah fisik daripada ibadah yang sifatnya ritual seperti salat dan seterusnya,” jelas Pak Adnan.

Materi Manasik Sudah Standar Pemerintah

Tenang aja, materi yang diajarin di manasik ini nggak ngasal kok. Semua sudah sesuai kurikulum dan silabus resmi dari pemerintah pusat. Mulai dari kebijakan perhajian, fiqih haji, sampai simulasi langsung rukun dan wajib haji. Dari pake ihram sampai tawaf dan sa’i, semua diajarin!

Pemerintah Daerah Ikut Mendukung!

Kerennya lagi, pemerintah daerah juga ikut turun tangan! Kakanwil Kemenag Sulbar kasih apresiasi ke tiga kabupaten (Polewali Mandar, Majene, dan Mamuju) yang komitmen banget dukung kelancaran ibadah haji. Mereka siap fasilitasi perjalanan dari lokasi ke embarkasi dan sebaliknya. Salut!

Kolaborasi Itu Penting!

Pak Adnan juga menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah dan Kemenag. “Kegiatan manasik ini bukan semata-mata kegiatan Kementerian Agama, tapi merupakan hasil kolaborasi antara pemda dan Kemenag di tingkat kabupaten,” ujarnya.

Tanggung Jawab Bersama

Intinya, pelaksanaan ibadah haji itu tanggung jawab kita semua. Sesuai undang-undang, Bupati adalah koordinator penyelenggara ibadah haji di tingkat kabupaten, sedangkan Gubernur di tingkat provinsi. Dan, Ketua TPIH (Tim Pemandu Ibadah Haji) adalah Kepala Kanwil Kemenag provinsi.

Kesimpulan

Dengan pendekatan manasik haji yang lebih praktis dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan calon haji dari Sulawesi Barat bisa lebih siap dan tenang dalam menjalankan ibadah haji. Semoga semua berjalan lancar dan menjadi haji yang mabrur!

Gimana menurut kalian? Ada pengalaman seru atau tips lain seputar persiapan haji? Share di kolom komentar ya! Jangan lupa pantau terus informasi terbaru seputar haji dan umroh di sini. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Posting Komentar