**"Ngeri! 21 Kecelakaan Terjadi, KAI Berantas Perlintasan Liar di Sumbar"**
Waduh, ngeri banget! Kereta api dan kecelakaan kayaknya lagi jadi topik hangat nih di Sumatera Barat. PT. KAI Divre II Sumbar lagi gencar-gencarnya berantas perlintasan liar demi menekan angka kecelakaan. Yuk, simak selengkapnya!
KAI Berantas Perlintasan Liar: Upaya Menekan Angka Kecelakaan¶
image just illustration
PT. KAI Divre II Sumatera Barat mengambil langkah tegas dengan menutup 9 titik perlintasan sebidang ilegal. Tindakan ini bukan tanpa alasan, guys. Angka kecelakaan kereta api di Sumbar cukup memprihatinkan. Sepanjang tahun 2024, tercatat 21 kasus kecelakaan. Nah, sampai April 2025 aja udah ada 4 kasus. Serem!
Alasan di Balik Penutupan¶
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengungkapkan bahwa disiplin pengguna jalan masih jadi masalah utama. Banyak pengendara yang kurang hati-hati saat melintasi rel kereta api. Penutupan perlintasan liar ini diharapkan bisa meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan mengurangi risiko kecelakaan.
“Sampai Maret 2025, KAI Divre II Sumbar telah menutup 9 titik perlintasan guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api,” kata Reza Shahab, Rabu (9/4/2025).
Data dan Fakta Kecelakaan¶
- Tahun 2024: 21 kasus kecelakaan
- Awal April 2025: 4 kasus kecelakaan
Meskipun angka kecelakaan di awal April 2025 lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, KAI tetap menghimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan disiplin saat melintasi perlintasan sebidang.
Bahaya Melanggar Aturan di Perlintasan Sebidang¶
Reza menekankan bahwa melanggar aturan di perlintasan sebidang KA itu bukan cuma bahaya buat diri sendiri, tapi juga melanggar hukum. Ada UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang mengatur hal ini. Jadi, jangan main-main ya!
Sosialisasi Keselamatan¶
Untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, KAI udah melakukan 38 kali sosialisasi keselamatan berlalu lintas di berbagai lokasi, mulai dari perlintasan sebidang sampai sekolah-sekolah di sekitar wilayah operasional Divre II Sumbar. Keren!
Peran Perlintasan Sebidang¶
Perlintasan sebidang itu muncul karena mobilitas masyarakat yang tinggi. Banyak kendaraan yang harus melintas atau berpotongan langsung dengan jalan kereta api. Sayangnya, tingginya mobilitas ini juga memicu masalah, yaitu kecelakaan lalu lintas.
Keselamatan Tanggung Jawab Bersama!¶
“Kami berharap masyarakat semakin sadar untuk disiplin berlalu lintas dan menjauhi jalur kereta api. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegas Reza.
Yuk, kita sama-sama jaga keselamatan diri sendiri dan orang lain saat berkendara, terutama saat melintasi rel kereta api. Ingat, nyawa itu lebih berharga daripada sekadar buru-buru!
Gimana menurut kalian? Apa ada pengalaman atau tips aman saat melintasi rel kereta api yang mau kalian share? Jangan ragu untuk komentar di bawah ya! Atau, kalau kalian pengen tau info lebih lanjut tentang keselamatan perjalanan kereta api, jangan lupa mampir lagi ke sini! Sampai jumpa di artikel selanjutnya!
Posting Komentar