"Ngeri! Pawang Ular Ini Ungkap Detik-Detik Wajahnya Dipatuk Ular Sendiri"

Table of Contents

Wih, ada-ada aja nih! Seorang pawang ular di Australia ngalamin kejadian yang bikin merinding disko. Udah jagoan ular selama tujuh tahun, eh malah dicium duluan sama ular piaraannya sendiri! Gimana ceritanya tuh? Yuk, kita simak!

Detik-Detik Mencekam: Pawang Ular Dipatuk Wajahnya Sendiri!

Drew Godfrey, seorang pawang ular kawakan di Australia, lagi asyik mindahin dua ular piton karpet dari gudang di Hervey Bay. Eh, tiba-tiba, salah satu ular yang tadinya anteng kayak anak kucing, langsung nyerang dan gigit wajahnya! Gokil!

Ngeri! Pawang Ular Ini Ungkap Detik-Detik Wajahnya Dipatuk Ular Sendiri
image just illustration

“Itu agak menyulitkan,” kata Drew sambil mengenang kejadian itu. “Saya mendapati kedua ular itu sedang tidur siang, tetapi saat saya mendekat, mereka berlari ke arah berlawanan. Salah satunya memutuskan untuk ‘menyerang’ wajah saya.” Waduh!

Ular Punya Alasan, Bro!

Tapi tenang, guys! Drew menjelaskan bahwa ular piton itu nggak berbisa dan nggak berbahaya buat manusia. “Mereka tidak akan menyakiti siapa pun,” ujarnya. Drew juga menambahkan, “Saya membagikan video itu karena menurut saya lucu. Bayangkan mereka terbangun ketakutan karena ada ‘raksasa’ yang mencoba menarik mereka dari tempat tidur.” Jadi, si ular nyerang karena kaget dan merasa terancam! Maklum, namanya juga hewan, ya kan?

Kasus Lain: Pawang Ular Juga Bisa Jadi Korban

Nggak cuma Drew, pawang ular lain juga pernah ngalamin kejadian serupa. Di Sunshine Coast, seorang pawang ular bernama Summer harus dilarikan ke rumah sakit setelah digigit ular cambuk saat melakukan penyelamatan. Ular itu kejepit di bawah tong sampah dan bereaksi agresif.

Stuart McKenzie, pemilik Sunshine Coast Snake Catchers, menjelaskan, “Ular itu kesakitan dan bereaksi defensif dengan menggigit tangannya.” Meski ular cambuk dianggap berbisa ringan, reaksi Summer terhadap gigitan itu mengharuskannya dirawat di rumah sakit selama 14 jam. “Bahkan spesies berbisa ringan bisa memberikan efek yang kuat,” ujar Stuart.

Pentingnya Menghormati Ular dan Alam

Lonjakan insiden terkait ular ini memicu peringatan keras dari para penangkap ular. Stuart menyoroti meningkatnya kasus masyarakat yang mencoba menangkap atau melukai ular secara ilegal. “Orang-orang perlu memahami aturannya,” tegasnya.

Di Australia, ular dilindungi secara hukum berdasarkan Undang-Undang Konservasi Alam 1992. Membunuh, melukai, atau mengambil ular dari alam liar adalah tindakan melanggar hukum. Drew menambahkan bahwa mayoritas gigitan ular terjadi karena ular merasa terancam dan bertindak untuk membela diri.

“Jika Anda tidak mengganggu ular, mereka tidak akan menggigit,” kata Drew. Stuart menegaskan, “Kami tidak bisa cukup menekankan: berhenti menangkap ular sendiri!”

Hubungi Ahlinya!

Para penangkap ular menghimbau masyarakat untuk selalu menghubungi profesional saat menemukan ular. “Kami di sini untuk membantu,” ujar Drew.

“Hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah membiarkan ular hidup dan menghormati ruang mereka.” Stuart juga mengingatkan bahwa upaya menangani ular tanpa keahlian tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga ular yang dilindungi hukum.

Kesimpulan: Jangan Sok Jagoan!

Jadi, guys, pelajaran yang bisa kita ambil dari kejadian ini adalah: jangan sok jagoan kalau ketemu ular! Biarin aja mereka hidup tenang di habitatnya. Kalau ada ular nyasar ke rumah, langsung aja hubungi ahlinya. Jangan coba-coba nangkap sendiri, nanti malah jadi korban kayak Drew atau Summer.

Gimana menurut kalian? Pernah punya pengalaman ketemu ular? Share di kolom komentar, ya! Jangan lupa kunjungi lagi untuk info-info menarik lainnya!

Posting Komentar