Parkir Semrawut di Pasar Raya Padang: Lahan Minim, Trotoar Jadi Pelarian!

Table of Contents

Waduh, parkir kok bikin ribet? Yuk, kita bahas!

Kondisi parkir di Pasar Raya Padang lagi jadi omongan nih. Gara-gara lahan yang minim, banyak kendaraan terpaksa parkir sembarangan, bahkan sampai menginvasi trotoar! Penasaran kan gimana ceritanya? Yuk, simak ulasan lengkapnya!

Parkir Semrawut di Pasar Raya Padang: Trotoar Jadi Korban?

Parkir Semrawut di Pasar Raya Padang: Lahan Minim, Trotoar Jadi Pelarian!
image just illustration

Kebayang gak sih, lagi asik jalan kaki di trotoar, eh tiba-tiba dihalangi motor atau mobil parkir? Nah, itu yang lagi dialamin sama pejalan kaki di sekitar Pasar Raya Padang. Minimnya lahan parkir bikin kendaraan numpuk di mana aja, termasuk di trotoar yang seharusnya jadi hak pejalan kaki.

Curhatan Pengunjung dan Juru Parkir

Rizka Rahmi, salah satu pengunjung pasar, ngeluh banget soal susahnya cari parkir. “Kalau mau parkir harus mutar dulu, kadang dapat tempat di blok lain,” ujarnya. Belum lagi rasa was-was kalau kendaraannya digembok karena parkir sembarangan.

Nana Supriyanti, warga Purus, bahkan sampai batal belanja karena gak kebagian tempat parkir. Duh, kasihan ya!

Juru parkir pun punya cerita sendiri. Ujang, salah satu juru parkir di depan Blok III, bilang kalau kondisi ini udah berlangsung lama tanpa solusi yang jelas. “Tempat resmi tidak cukup, jadi ya manfaatkan yang ada. Yang penting rapi,” katanya. Tapi, parkir di trotoar tetap aja gak bener kan?

Dampak yang Merugikan

Parkir liar ini gak cuma ganggu pejalan kaki yang terpaksa turun ke badan jalan, tapi juga nyusahin aktivitas bongkar muat barang pedagang. Amril, pedagang cabai di Blok II, ngeluh karena mobilnya terpaksa parkir di bahu jalan, bikin sulit bawa barang.

Tanggapan Dinas Perhubungan

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Ances Kurniawan, menegaskan bahwa parkir di atas trotoar adalah tindakan ilegal. “Parkir di trotoar bukan kewenangan Dishub. Juru parkir resmi hanya ada di bahu jalan sebelah kiri dan wajib mengenakan atribut lengkap,” jelasnya.

Meskipun udah ada upaya penertiban, pelanggaran masih aja terjadi. Ances menduga juru parkir dapat izin dari pemilik toko, tapi hal itu di luar kewenangan Dishub. “Penindakan lebih lanjut bisa dilakukan oleh Dinas Pasar yang mengelola area tersebut,” tutupnya.

Solusi?

Kondisi ini jelas butuh solusi yang konkret. Pemerintah kota perlu segera menyediakan lahan tambahan agar parkir gak semrawut dan gak jadi pemicu konflik antara pejalan kaki dan pengendara. Masa iya, trotoar terus-terusan jadi korban?

Gimana menurut kamu? Apakah ada solusi lain yang bisa diterapkan untuk mengatasi masalah parkir di Pasar Raya Padang? Yuk, share pendapatmu di kolom komentar! Jangan lupa pantau terus update terbaru dari kami!

Posting Komentar