Rektor Unud Turun Gunung: BEM Diajak Ngobrol Soal Kerja Sama dengan TNI!

Table of Contents

Wih, ada berita seru nih dari dunia kampus! Rektor Universitas Udayana (Unud) turun tangan langsung buat ngobrol sama mahasiswa soal kerja sama dengan TNI. Penasaran kan, apa aja yang dibahas? Yuk, simak selengkapnya!

Rektor Unud Ajak BEM Ngobrol Santai Soal Kerja Sama dengan TNI

Rektor Unud Turun Gunung: BEM Diajak Ngobrol Soal Kerja Sama dengan TNI!
image just illustration

Jadi gini, guys, Universitas Udayana (Unud) rencananya bakal buka ruang dialog sama mahasiswa terkait kerja sama mereka dengan TNI, khususnya melalui Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana. Rektor Unud, Prof Ir I Ketut Sudarsana, bilang kalau kritik dan pandangan dari mahasiswa itu penting banget buat proses akademik yang sehat. Keren kan?

Kapan dan Di Mana Ngobrolnya?

Catat tanggalnya ya! Dialog terbuka antara Rektor Unud dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unud bakal digelar pada hari Selasa, 8 April, jam 14.00 Wita. Lokasinya di Gedung Widya Saba Kampus Jimbaran, Kabupaten Badung. Jadi buat kalian mahasiswa Unud, jangan sampai ketinggalan ya!

Apa Aja yang Bakal Dibahas?

Diskusi ini bukan sekadar formalitas, lho. Rektor Unud pengen dengerin langsung suara mahasiswa. Nantinya, bakal hadir pimpinan universitas, perwakilan organisasi kemahasiswaan, dan undangan dari sivitas akademika. Kampus pengen nunjukkin kalau mereka terbuka dan transparan soal kebijakan.

Menurut Rektor Unud, kerja sama dengan Kodam IX/Udayana ini bertujuan buat memperkuat pendidikan karakter dan bela negara mahasiswa. Selain itu, juga buat ningkatin kedisiplinan dan wawasan kebangsaan generasi muda di kampus. Program kerja samanya juga bersifat edukatif, terbuka, dan partisipatif.

Bentuk Kerja Samanya Gimana?

Nah, ini yang menarik! Kerja sama ini bakal mencakup:

  • Pemberian kuliah umum dari tokoh TNI tentang kebangsaan.
  • Pelatihan bela negara yang bersifat non-militeristik.
  • Program pengabdian masyarakat bersama di bidang ketahanan pangan dan teknologi tepat guna.
  • Peningkatan kapasitas SDM prajurit aktif melalui akses program S1, S2, dan S3 di Unud.

Kenapa Kerja Sama Ini Jadi Sorotan?

Kerja sama ini jadi sorotan karena waktunya deketan sama pengesahan Revisi UU TNI yang menuai penolakan. Salah satu pasal yang disoroti adalah soal jumlah lembaga yang bisa ditempati oleh prajurit aktif, yang bertambah jadi 14 lembaga dari semula 10. Ada juga pasal mengenai penambahan jumlah Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang bisa dilakuin TNI.

Tanggapan dari Kodam IX/Udayana

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana (Kapendam) Kolonel Infanteri Agung Udayana negasin kalau kerja sama ini bukan bentuk militerisme atau intervensi terhadap kegiatan kampus. Tapi, lebih ke kerja sama bidang pembinaan wawasan kebangsaan. Ini juga tindak lanjut dari MoU Kemendikbudristek dengan TNI pada 2023. Fokusnya adalah penguatan karakter, wawasan kebangsaan, dan program edukatif yang partisipatif.

Kapendam juga nambahin kalau semua kegiatan dalam kerja sama ini murni bersifat edukatif dan tetap berpegang pada tri dharma perguruan tinggi. Jadi, nggak bakal ganggu independensi akademik dan nggak ada agenda militerisasi.

Kesimpulan

Gimana, guys? Seru kan beritanya? Intinya, Rektor Unud pengen dengerin langsung aspirasi mahasiswa soal kerja sama dengan TNI. Semoga dialog ini bisa menghasilkan solusi yang terbaik buat semua pihak.

Nah, buat kamu yang punya pendapat atau pertanyaan soal berita ini, jangan ragu buat komen di bawah ya! Siapa tau kita bisa diskusi seru bareng. Jangan lupa juga buat share artikel ini ke temen-temen kamu biar makin banyak yang tau. Dan kalau kamu pengen dapet info-info menarik lainnya, jangan lupa buat visit again ya! Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Posting Komentar