Dedi Mulyadi Bikin Barak Militer, KPAI Bilang: Bisa Bahaya Buat Anak!
Wih, ada berita seru nih! Jadi, KPAI lagi soroti program pendidikan ala militer yang diusung sama Pak Dedi Mulyadi di Jawa Barat. Katanya sih, program ini bisa bahaya buat anak-anak. Penasaran kan kenapa? Yuk, simak ulasan lengkapnya!
Program Pendidikan “Barak Militer” Dedi Mulyadi: Apa Kata KPAI?¶
image just illustration
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, punya ide keren: Program Pendidikan Karakter Panca Waluya Jawa Barat Istimewa. Tapi, program yang sering disebut “pendidikan barak militer” ini justru bikin Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) angkat bicara. Mereka khawatir program ini melanggar prinsip pemenuhan hak anak. Wah, kenapa tuh?
Prinsip Hak Anak Terancam?¶
Menurut KPAI, ada beberapa hal yang bikin mereka khawatir:
- Diskriminasi: Ada kesan anak-anak yang ikut program ini distigma negatif, kayak dilabelin “anak nakal” atau “anak bermasalah”. Padahal, belum tentu kan?
- Tidak melibatkan anak: Anak-anak nggak dilibatkan dalam prosesnya. Jadi, mereka kayak dipaksa gitu aja ikut program ini.
- Asesmen yang kurang tepat: Peserta program nggak dipilih berdasarkan asesmen psikolog profesional, tapi cuma rekomendasi dari guru BK. Bahkan, ada siswa yang nggak tahu kenapa mereka harus ikut!
Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah, bilang program ini harusnya dijalankan dengan menghormati, melindungi, dan memenuhi hak-hak anak. Prinsip-prinsip kayak non-diskriminasi, kepentingan terbaik anak, dan penghargaan terhadap pendapat anak harus jadi landasan utama.
Kata KPAI Soal Lokasi Pendidikan¶
KPAI juga udah berkunjung langsung ke lokasi program ini, yaitu di Barak Militer Resimen 1 Shira Yudha Purwakarta dan Depo Pendidikan Bela Negara Rindam III Siliwangi, Cikole. Tujuannya jelas, buat dapat informasi akurat tentang pelaksanaan program ini.
Apa Selanjutnya?¶
Dengan adanya temuan-temuan ini, KPAI merekomendasikan agar program ini ditinjau ulang. Jangan sampai niat baik untuk membentuk karakter anak justru malah merugikan mereka.
Jasra Putra, Wakil Ketua KPAI, menekankan pentingnya ketepatan sasaran peserta dalam program ini.
Jadi, Gimana Menurut Kamu?¶
Program pendidikan karakter memang penting, tapi jangan sampai mengabaikan hak-hak anak, ya! Pendekatan yang tepat, partisipasi anak, dan asesmen yang akurat jadi kunci keberhasilan program semacam ini.
Semoga ulasan ini bermanfaat! Jangan lupa tinggalkan komentar di bawah dan bagikan artikel ini ke teman-temanmu. Kalau kamu pengen tahu info menarik lainnya, jangan ragu buat mampir lagi, ya! Sampai jumpa di artikel berikutnya!
Posting Komentar