Diki Ruchimat: Jurus Jitu Lahirkan Siswa Kompetitif & Berprestasi!
Wih, keren banget nih! Ada berita tentang gebrakan di SMK Pasundan 1 Banjaran yang bikin bangga! Yuk, kita simak bareng-bareng gimana sekolah ini bisa mencetak siswa-siswa yang kompetitif dan berprestasi di dunia kerja.
Diki Ruchimat: Resep Rahasia Lahirkan Siswa Unggul!¶
image just illustration
SMK Pasundan 1 Banjaran, yang beralamat di Jalan Stasiun Timur 66 Banjaran, Kabupaten Bandung, emang udah terkenal banget prestasinya. Sekolah swasta yang berada di bawah naungan YPDM Pasundan ini punya cara jitu buat menyiapkan siswanya menghadapi dunia kerja.
Fokus pada Keterampilan dan Keahlian¶
Di sekolah ini, keterampilan dan keahlian bener-bener jadi prioritas utama. Tujuannya jelas, biar lulusan siap bersaing di lapangan kerja. Kata Bapak Diki Ruchimat Restu, S.Pd., M.M.Pd, Kepala SMK Pasundan 1 Banjaran, lulusan sekolahnya harus kompetitif, menunjukkan kemampuan terbaik, dan mengharumkan nama almamater. Keren, kan?
Jurusan yang Bikin Mupeng!¶
SMK ini punya beberapa jurusan yang lagi hits banget, nih:
- Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
- Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL)
- Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTP)
- Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP)
Nah, yang paling baru ada Desain Komunikasi Visual (DKV), meskipun belum ada lulusannya karena baru dua tahun dibuka.
Fasilitas Lengkap, Lingkungan Belajar Inovatif¶
Dengan fasilitas yang lengkap, termasuk laboratorium komputer, SMK Pasundan 1 Banjaran sukses menciptakan lingkungan belajar yang inovatif. Ini yang bikin siswa jadi semangat belajar dan berkreasi!
Sentuhan Magis dari Bapak Diki Ruchimat¶
Kesuksesan SMK Pasundan 1 Banjaran nggak lepas dari kepemimpinan Bapak Diki Ruchimat Restu. Beliau udah bertahun-tahun jadi kepala sekolah di sini dan punya visi yang jelas untuk memajukan sekolah.
Kerja Sama dengan Industri: Kunci Sukses!¶
Untuk menciptakan sekolah unggulan, Bapak Diki nggak segan-segan menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan industri dan teknologi, termasuk PT Inti dan Telkom Indonesia. Siswa sering banget magang dan pelatihan langsung di perusahaan-perusahaan ini. Bahkan, ada anak perusahaan PT Inti, GOC, yang setiap tahunnya memesan produk kabel LJ 45 dan LJ 11 dari siswa TKJ. Gokil!
“LJ 45 itu kabel jaringan buat internet, LJ 11 kabel jaringan buat telepon,” jelasnya. Yang bikin bangga, kabel karya siswa TKJ ini diekspor langsung ke Jepang, Korea Selatan, Ukraina, dan negara lainnya. Mantap jiwa!
Lulusan Langsung Kerja? Bisa Banget!¶
Nggak heran, setiap tahun lulusan TKJ langsung direkrut di GOC, PT Inti, dan Telkom. Selain itu, ada juga kerja sama dengan BPR Kerta Raharja, di mana siswa AKL dan OTP magang dan langsung direkrut setelah lulus.
Gandeng Jogja Departemen Store¶
SMK Pasundan 1 Banjaran juga menggandeng Jogja Departemen Store untuk menyusun kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri ritel. Hasilnya? Lulusan direkrut di berbagai gerai Jogja Group. Bahkan, di Jogja Departemen Store yang ada di lingkungan RS Otto Iskandar Dinata, hampir 90% pegawainya adalah lulusan SMK Pasundan 1 Banjaran.
Pesan Menyentuh dari Bapak Diki¶
Bapak Diki yang dulunya Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan ini bener-bener berdedikasi untuk memajukan sekolah. Alasannya sederhana, dia nggak mau ada lulusan yang nganggur. Selama tiga tahun, siswa dididik dan dibekali dengan prestasi akademik dan keterampilan yang berguna untuk menghadapi persaingan dunia kerja.
Generasi Penerus yang Berprestasi¶
Lulusan yang punya jiwa wirausaha didorong untuk mengembangkan kemampuan kreatif dan mandiri. Sebagian lagi melanjutkan pendidikan di PTN dan PTS, khususnya di Unpas.
Amanah dari Pendiri Sekolah¶
Semangat Bapak Diki Ruchimat Restu untuk memajukan sekolah adalah wujud amanah dari pendiri sekolah, Drs. H. Obon Sunarya (Alm), yang juga merupakan kepala sekolah pertama. SMK Pasundan 1 Banjaran berdiri sejak tahun 1968 dengan nama SMEA Pasundan. Awalnya, muridnya cuma satu kelas dengan jurusan Manajemen Akuntansi.
Inspirasi dari Orang Tua¶
Obon Sunarya dan istrinya, Dra. Hj. Tjutju Tjukaesih (Almh), adalah orang tua Bapak Diki yang dengan sabar, disiplin, dan tekun membangun sekolah hingga menjadi sekolah yang diidamkan banyak siswa.
Bapak Diki, yang dulunya sekolah di SMA Negeri Baleendah dan tinggal di pesantren, nggak dibekali harta oleh orang tuanya. Tapi, dia dibekali dengan pesan: harus bisa menjadi contoh yang baik bagi saudara-saudaranya, hidup jujur dan amanah, serta rajin sekolah.
Guru yang Digugu dan Ditiru¶
“Kalau jadi guru, artinya meneruskan jejak orang tua, jadilah guru yang digugu dan ditiru. Kalau jadi pemimpin di sekolah, harus hormat dan patuh pada perintah pimpinan. Ingat, pimpinan itu bukan cuma di institusi kedinasan pendidikan atau pengurus yayasan, tapi seluruh guru, karyawan, sampai office boy, itu atasan kita, pimpinan kita,” pesan Obon yang selalu terngiang di benak Bapak Diki.
Istrinya, Kurniawati, S.Pd., M.M.Pd, juga seorang guru Biologi dan Wakasek Kesiswaan di SMA Pasundan 1 Bandung. Mereka dikaruniai dua anak yang juga lulusan Unpas. Keren banget, ya!
Aktif di Kegiatan Sosial¶
Selain sibuk mengurus sekolah, Bapak Diki juga aktif sebagai Pelatih Karate di BKC dan KONI Kabupaten Bandung. Dalam acara Reuni Akbar Lima Angkatan, beliau menyerahkan ijazah kepada 33 alumni secara gratis. Total sudah ada 500 ijazah yang dibagikan kepada alumni.
“Sekolah tidak menahan ijazah, karena itu hak mereka. Soal utang piutang SPP dan DSP, yang mampu silakan lunasi, yang tidak mampu, jujur saja, pasti akan diberikan. Ini adalah wujud sosial, membantu masyarakat, apalagi murid sendiri,” pungkas Bapak Diki.
Gimana? Keren banget kan SMK Pasundan 1 Banjaran ini? Semoga bisa jadi inspirasi buat sekolah-sekolah lain di Indonesia, ya!
Kesimpulan¶
Dari cerita di atas, kita bisa belajar banyak hal tentang bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Semangat dan dedikasi Bapak Diki Ruchimat Restu patut diacungi jempol!
Nah, gimana pendapat kamu tentang artikel ini? Jangan ragu untuk memberikan komentar dan berinteraksi di bawah, ya! Kalau kamu pengen tau lebih banyak tentang dunia pendidikan atau berita menarik lainnya, jangan lupa kunjungi lagi blog ini! Sampai jumpa di artikel berikutnya!
Posting Komentar