Geger! Ratusan Preman Diciduk Polda Jabar, 935 Personel Dikerahkan!

Table of Contents

Waduh, gawat! Polda Jabar Ciduk Ratusan Preman, Bikin Kaget!

Eh, pada denger gak sih? Polda Jabar lagi gencar-gencarnya berantas premanisme nih! Bayangin aja, ratusan preman berhasil diciduk dalam Operasi Pekat II Lodaya 2025. Penasaran kan gimana ceritanya? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

Operasi Pekat II Lodaya: Berantas Premanisme Sampai ke Akar

Geger! Ratusan Preman Diciduk Polda Jabar, 935 Personel Dikerahkan!
image just illustration

Operasi yang digelar sejak 1 Mei ini emang gede-gedean, sasarannya jelas: aksi premanisme yang bikin resah masyarakat Jabar. Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, bilang dari 145 pelaku premanisme, awalnya ada 44 target operasi. Tapi, kerennya, dalam delapan hari petugas berhasil mengungkap 36 target! Gokil!

“36 dari 44 target operasi berhasil diungkap atau setara dengan 81,82 persen dari total target yang ditetapkan,” ujar Rudi dengan bangga.

Gak cuma itu, petugas juga amankan 109 pelaku non-target dan mencatat 98 korban. Sebanyak 99 kasus premanisme yang nyebar di berbagai wilayah juga udah ditangani, mulai dari terminal, pasar tradisional, proyek pembangunan, sampe kawasan sengketa tanah dan hiburan malam. Wah, bener-bener gak ada ampun!

Barang Bukti Bejibun, Personel Dikerahkan Ratusan!

Sejumlah barang bukti berhasil disita, antara lain 42 bilah senjata tajam, 1 airsoft gun, 15 sepeda motor, 4 mobil, 8 ponsel, 46 dokumen, dan uang tunai sebesar Rp 1.320.500. Banyak juga ya?

Nah, yang bikin geleng-geleng kepala, operasi ini melibatkan 935 personel! Gak main-main, guys! Terdiri dari 185 anggota Polda dan 750 anggota dari satuan wilayah jajaran.

Rudi menegaskan bahwa operasi ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat. “Polda Jabar serius dan konsisten dalam menindak segala bentuk premanisme yang meresahkan warga. Operasi ini tidak hanya untuk penindakan, tetapi juga sebagai bentuk pencegahan melalui kegiatan intelijen dan pembinaan masyarakat. Kami juga menyasar pelaku-pelaku yang beroperasi secara digital,” jelasnya. Mantap!

Masyarakat Diminta Berani Lapor!

Polda Jabar membuka ruang komunikasi agar masyarakat lebih berani melapor bila mengalami atau menyaksikan aksi premanisme. Jangan takut! Laporkan saja!

“Polda Jabar optimistis dapat menuntaskan operasi ini dengan hasil maksimal, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan mendukung pertumbuhan investasi di Jawa Barat,” ungkapnya.

Kasus-Kasus Premanisme yang Berhasil Diungkap

Selama operasi, Ditreskrimum Polda Jabar dan satuan wilayah juga berhasil mengungkap sejumlah kasus pemerasan dan pungli yang dilakukan oleh pelaku premanisme di berbagai lokasi. Contohnya:

  • Pengungkapan praktik pungli di Pasar Caringin Kota Bandung.
  • Aksi premanisme penjualan minuman secara paksa.
  • Kekerasan terhadap orang dan barang di Pasar Ramadhan Ciamis.
  • Aksi anarkis saat unjuk rasa Hari Buruh (Mayday) di Taman Dago Kota Bandung.
  • Pungutan keamanan fiktif di kawasan industri Smartpolitan dan Pabrik Keramik Subang.
  • Penjualan kue secara paksa kepada pedagang di Pasar Bogor.
  • Pungutan parkir liar yang dikendalikan oleh individu bersenjata tajam di sekitar Cafe Bajawa, Kota Bogor.

Tuh kan, banyak banget!

Kesimpulan: Saatnya Jabar Bebas dari Premanisme!

Gimana, guys? Keren kan aksi Polda Jabar ini? Semoga dengan operasi ini, Jawa Barat bisa semakin aman dan nyaman. Jangan lupa, kalau kamu melihat atau mengalami aksi premanisme, jangan ragu untuk lapor polisi ya!

Yuk, sama-sama kita dukung Polda Jabar dalam memberantas premanisme! Tinggalkan komentar di bawah ini, share artikel ini ke teman-temanmu, dan pantau terus berita terbaru di sini! Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Posting Komentar