HALAL KOK BABI? Produk Haram Bersertifikat Dibongkar, Langsung Musnah!
Waduh, gawat nih! Produk haram kok bisa-bisanya dapat sertifikat halal? Yuk, simak berita selengkapnya biar nggak salah pilih produk lagi!
Produk Haram Bersertifikat Halal? Kok Bisa?!¶
image just illustration
Pasti kaget kan kalau dengar ada produk yang seharusnya halal, eh, ternyata mengandung unsur babi? Nah, ini dia yang lagi heboh! PT Catur Global Sukses baru aja memusnahkan produk pangan olahan mereka yang mengandung porcine (bahasa kerennya babi), padahal sebelumnya udah dapat sertifikat halal, lho! 😱
Kok Bisa Kecolongan?¶
Menurut Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, Ahmad Haikal Hasan, pemusnahan ini adalah kelanjutan dari penarikan produk dari peredaran. Jadi, sebelumnya BPJPH dan BPOM udah melakukan pengawasan dan uji laboratorium, dan hasilnya… positif mengandung babi! 🐷
Penarikan produk ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal. Pemusnahan ini juga bentuk tanggung jawab pelaku usaha sesuai aturan yang berlaku.
Semua Produk Udah Ditarik dan Dimusnahkan¶
Pak Haikal juga menegaskan, “Semua produk yang mengandung porcine sudah ditarik dari peredaran dan dimusnahkan. Jadi, nggak perlu ada kegaduhan di tengah masyarakat dengan adanya sweeping-sweeping di lapangan.”
Beliau juga mengingatkan para pelaku usaha bahwa sertifikat halal itu bukan cuma pajangan, tapi representasi standar halal yang harus diimplementasikan secara konsisten. Jadi, produk harus benar-benar terjaga kehalalannya dari waktu ke waktu.
Pengawasan Diperketat!¶
Jangan khawatir, BPJPH berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari produk yang nggak menaati regulasi Jaminan Produk Halal. Pengawasan Jaminan Produk Halal saat ini diperketat dengan daily inspection alias pengawasan setiap hari. BPJPH juga terus meningkatkan kerja sama lintas sektor untuk memperkuat pengawasan.
Pentingnya Peran Penyelia Halal¶
Pak Haikal juga menambahkan, “Pengawasan Jaminan Produk Halal sejatinya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Di internal perusahaan juga ada penyelia halal yang keberadaannya juga diatur oleh regulasi sebagai orang yang bertanggung jawab atas proses produk halal yang dilakukan dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab.”
Apa yang Harus Kita Lakukan?¶
Sebagai konsumen, kita juga punya peran penting! Yuk, jadi konsumen cerdas dengan selalu:
- Cek label: Pastikan produk yang kita beli punya logo halal yang jelas.
- Baca komposisi: Perhatikan bahan-bahan yang terkandung dalam produk.
- Laporkan: Kalau menemukan produk yang mencurigakan, jangan ragu untuk melaporkannya ke pihak berwenang.
Kesimpulan
Kasus ini jadi pelajaran penting buat kita semua. Sertifikat halal itu penting, tapi pengawasan dan kesadaran dari semua pihak juga nggak kalah penting. Jangan sampai lengah, ya! Mari kita dukung BPJPH dan BPOM dalam menjaga produk halal di Indonesia.
Gimana menurut kamu tentang berita ini? Share pendapatmu di kolom komentar, ya! Jangan lupa kunjungi website kami lagi untuk berita-berita menarik lainnya. Sampai jumpa! 👋
Posting Komentar