"JUMBO Pecah Rekor! Animasi Indonesia Naik Kelas, Wajib Tonton!"
Wih, ada kabar gembira nih buat dunia animasi Indonesia! Film animasi JUMBO lagi pecah rekor dan jadi buah bibir di mana-mana. Penasaran kenapa film ini begitu fenomenal? Yuk, simak ulasan lengkapnya!
JUMBO: Animasi Indonesia yang Mendunia?¶
image just illustration
Film JUMBO berhasil mencetak sejarah dengan meraih 9.777.989 penonton setelah 49 hari tayang di bioskop. Gokil abis! Kesuksesan ini bukan cuma angka, tapi juga jadi angin segar buat perkembangan film animasi di Indonesia. Bayangin aja, ini bisa jadi motivasi buat para filmmaker dan investor buat lebih berani terjun ke dunia animasi.
Apa Kata Para Ahli?¶
Menurut Ekky Imanjaya, Dosen Program Studi Film Universitas Bina Nusantara, JUMBO bisa jadi benchmark alias tolok ukur bagi para pembuat film animasi. “JUMBO menjadi sebuah benchmarking,” katanya.
Lebih lanjut, Ekky menambahkan bahwa kesuksesan JUMBO akan membuat para investor lebih percaya diri untuk berinvestasi di film animasi. “Filmmaker dan investor akan melihat, ‘Oh ternyata film animasi laku ya’,” jelasnya.
JUMBO: Pendobrak Animasi Indonesia?¶
Sebelum JUMBO, sebenarnya sudah ada beberapa film animasi Indonesia yang dirilis, seperti Si Juki, Nussa, Battle of Surabaya, dan Riki Rhino. Tapi, JUMBO dinilai Ekky bisa jadi pendobrak yang lebih besar karena kesuksesannya yang fantastis.
“Kalau kata Efek Rumah Kaca: Pasar bisa diciptakan. Ketika JUMBO berhasil, laku dari segi komersial, maka (pembuat) film akan lihat, ‘Oh bagus’. Mereka akan berlomba-lomba (membuat film animasi),” ucap Ekky.
Tapi, Ekky juga mengingatkan bahwa kualitas tetap jadi nomor satu. “Mereka harus lihat, JUMBO perjalanan 5 tahun, enggak instan,” pesannya.
Potensi Film Animasi Indonesia¶
Angga Dwimas Sasongko, Produser Eksekutif film JUMBO dan CEO Visinema Pictures, punya pandangan yang sama. Menurutnya, film animasi Indonesia punya potensi yang sangat besar.
“Bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal ekosistem: Bagaimana talenta bisa berkembang, bagaimana cerita bisa dibangun dari budaya kita, dan bagaimana kolaborasi dengan brand, distribusi, sampai licensing bisa lebih terstruktur,” jelas Angga.
Angga berharap kesuksesan JUMBO bisa jadi pemicu perkembangan film animasi Indonesia, bukan sebagai standar yang membatasi, tapi sebagai pembuka jalan.
Kesimpulan: Dukung Animasi Indonesia!¶
Gimana? Jadi makin bangga kan sama film animasi Indonesia? Kesuksesan JUMBO ini bukti kalau kita punya potensi besar di industri animasi. Yuk, terus dukung film-film animasi Indonesia lainnya! Dengan begitu, kita bisa sama-sama memajukan industri kreatif di tanah air. Jangan lupa ajak teman dan keluarga buat nonton film animasi Indonesia di bioskop ya!
Punya pendapat tentang film JUMBO atau film animasi Indonesia lainnya? Yuk, share di kolom komentar! Jangan lupa kunjungi lagi website ini untuk mendapatkan update berita terbaru seputar dunia perfilman dan animasi. Sampai jumpa!
Posting Komentar