Kekerasan Seksual Mengintai Kampus? Menteri PPPA Minta Satgas Segera Dibentuk!

Table of Contents

Wih, gawat! Kekerasan seksual ternyata masih jadi momok di kampus-kampus nih. Tapi, ada kabar baiknya! Menteri PPPA turun tangan langsung dan minta semua kampus segera bentuk Satgas PPKS. Kenapa ini penting banget? Yuk, kita bahas lebih lanjut!

Kampus Rawan? Satgas PPKS Jadi Penyelamat!

Kekerasan Seksual Mengintai Kampus? Menteri PPPA Minta Satgas Segera Dibentuk!
image just illustration

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiriyah Fauzi, ngebet banget nih supaya semua perguruan tinggi di Indonesia gercep bentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS). Bayangin deh, kampus yang seharusnya jadi tempat aman dan nyaman buat belajar, malah jadi tempat yang menakutkan bagi sebagian mahasiswi karena ancaman kekerasan seksual.

Satgas PPKS ini ibarat superhero yang siap sedia menangani kasus kekerasan seksual secara komprehensif. Mulai dari pencegahan, pelaporan, sampai pendampingan korban. Keren, kan? Menteri PPPA sendiri bilang, “Satgas anti kekerasan seksual di kampus itu sudah menjadi keputusan bersama. Ada regulasinya, bahwa perguruan tinggi harus memiliki satgas anti kekerasan seksual.”

Unhas Jadi Contoh, Kampus Lain Harus Nyusul!

Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar dapat pujian nih dari Menteri PPPA. Satgas PPKS di Unhas dinilai udah jalanin tugasnya dengan baik. Bahkan, Unhas dianggap sensitif terhadap masalah gender dan gercep menanggapi kasus kekerasan yang terjadi. Mantap!

Menteri PPPA juga pengen banget berkolaborasi dan bersinergi sama Unhas. “Unhas merupakan salah satu satgas yang terbaik. Kita ingin berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Unhas,” ujarnya.

Pencegahan Lebih Baik Daripada Mengobati

Pihak kampus juga harus punya kebijakan, modul, dan program yang jelas buat mencegah kekerasan seksual. Semua civitas akademika, termasuk dosen, harus sadar pentingnya isu ini dan bekerja sama menciptakan lingkungan kampus yang aman.

Rektor Unhas, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc, juga setuju banget. Dia bilang, prosedur pembentukan satgas kekerasan seksual di Unhas memang panjang, tapi itu semua demi memberikan rasa aman bagi mahasiswi. “Kita berharap satgas ini betul-betul profesional, independen dan memiliki kekuatan. Tak kalah pentingnya dukungan dari pimpinan lembaga universitas harus memberi support kepada tim karena kalau tidak ada biaya operasional, bagaimana bisa jalan,” jelasnya.

Jangan Sampai Ada Lagi Korban!

Tujuan akhirnya jelas: kekerasan terhadap perempuan nggak boleh terjadi di manapun, kapanpun, dan oleh siapapun. Semua pihak harus bergerak dan berkontribusi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua orang.

Gimana menurut kalian? Apakah kampus kalian sudah punya Satgas PPKS? Atau ada pengalaman terkait isu ini yang pengen kalian share? Yuk, komen di bawah! Jangan lupa pantau terus blog ini untuk update informasi menarik lainnya. Sampai jumpa!

Posting Komentar