KPAI Ngebet: Perda Harus Sikat Perkawinan Anak!
Wih, berita heboh nih! KPAI lagi getol banget soal perkawinan anak. Mereka pengen banget ada Peraturan Daerah (Perda) yang bisa menindak tegas praktik ini. Kenapa sih? Yuk, kita bahas lebih lanjut!
KPAI Geram: Perda Harus Sikat Perkawinan Anak!¶
Image just illustration
Komisioner KPAI, Ai Rahmayanti, menyoroti banget soal sanksi yang kurang nendang dalam kasus perkawinan anak. Apalagi kasus kayak gini masih sering kejadian, contohnya di Lombok, NTB. Duh!
Kemendagri Diminta Ikut Campur¶
KPAI pengen banget Kemendagri ikut turun tangan mendorong peninjauan ulang aturan daerah tentang perkawinan anak. Soalnya, kata Ai Rahmayanti, Perda di NTB itu nggak ada sanksinya, plus nggak ada anggaran dari pemerintah daerah. Waduh, gimana mau efektif kalau gini?
“Informasi tersebut juga ternyata ini juga ada peran Kemendagri men-delete terkait dengan sanksi dan anggaran tersebut,” kata dia saat ditemui di DPR, Jakarta.
Undang-Undang Sudah Siap, Tinggal Implementasi!¶
Image just illustration
KPAI udah ngasih rekomendasi ke Kemendagri buat meninjau ulang regulasi daerah. Mereka juga minta pemangku kepentingan di NTB buat advokasi revisi aturan ini. Untungnya, udah banyak aturan yang bisa jadi pegangan, kayak Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang TPKS. Tinggal digas aja nih!
Penghulu Desa Ikut Terlibat?¶
Image just illustration
Yang bikin miris, ternyata perkawinan anak ini kadang difasilitasi sama penghulu desa! Parahnya, perkawinan ini nggak lewat pengadilan, jadi nggak ada dispensasi kawin. KPAI pengen banget ada efek jera buat mereka yang memfasilitasi perkawinan anak.
Sanksi Pidana Menanti!¶
Image just illustration
Buat yang terlibat dalam perkawinan anak, siap-siap kena sanksi pidana! Udah ada aturannya di UU TPKS Nomor 12 tahun 2022, pasal 10, dengan ancaman pidana 9 tahun atau denda Rp200 juta. Ngeri!
Pentingnya tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat juga nggak bisa diabaikan. Mereka perlu dilibatkan dalam program pencegahan perkawinan anak.
Kesimpulan¶
KPAI bener-bener serius nih soal perkawinan anak. Mereka pengen ada tindakan tegas dan sanksi yang bikin jera. Kita sebagai masyarakat juga harus ikut mendukung, ya! Jangan sampai ada lagi anak-anak yang kehilangan masa depannya karena perkawinan dini.
Gimana pendapatmu tentang masalah ini? Yuk, sharing di kolom komentar! Jangan lupa, kalau kamu pengen tahu berita-berita menarik lainnya, kunjungi terus website ini, ya! Mari kita sama-sama wujudkan Indonesia yang lebih baik untuk anak-anak kita.
Posting Komentar