Mahasiswa Sumsel Geruduk Kantor Gubernur: Sekolah Gratis Harga Mati!

Table of Contents

Wih, rame nih! Mahasiswa Sumsel demo, tuntut sekolah gratis! Kayaknya pendidikan emang lagi jadi sorotan ya. Yuk, kita simak lebih lanjut!

Mahasiswa Sumsel Geruduk Kantor Gubernur: Sekolah Gratis Harga Mati!

Mahasiswa Sumsel Geruduk Kantor Gubernur: Sekolah Gratis Harga Mati!
image just illustration

Jumat, 2 Mei 2025, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Wajah Gelap Pendidikan Sumsel bikin heboh depan Kantor Gubernur. Mereka demo, menuntut Gubernur Herman Deru untuk aktifin lagi program Sekolah Gratis! Wah, kenapa nih?

Kenapa Sekolah Gratis?

Menurut para mahasiswa ini, program Sekolah Gratis adalah solusi buat ngatasi ketimpangan pendidikan di Sumsel. Mereka pengen semua anak punya kesempatan yang sama buat sekolah, tanpa terbebani biaya. Keren!

Aksi yang Memanas

Aksi ini nggak cuma orasi doang lho! Sempet ada pembakaran ban dan aksi dorong-mendorong sama aparat keamanan. Kabarnya, massa kecewa karena Gubernur Herman Deru nggak nemuin mereka. Waduh!

Tuntutan yang Disuarakan

Selain program Sekolah Gratis, mereka juga punya 12 poin tuntutan lain, nih:

  1. Realisasi sekolah rakyat di Sumsel.
  2. Hapuskan komite sekolah dan kembalikan Sekolah Gratis.
  3. Perbaiki fasilitas pendidikan secara menyeluruh dari SD hingga SMA/SMK/MA.
  4. Transparansi penggunaan Dana BOS yang dinilai tidak jelas.
  5. Percepat pelantikan PPPK di Sumsel.
  6. Copot pejabat Dinas Pendidikan yang terlibat dalam kegagalan PPDB 2024.
  7. Evaluasi program PSB yang belum terealisasi.
  8. Atur ulang kebijakan PPDB 2025 agar lebih pro masyarakat dan batalkan aturan PPDB 2024.
  9. Bentuk satgas pencegahan tindakan asusila di lingkungan pendidikan.
  10. Tolak militerisme di ruang pendidikan.
  11. Lawan liberalisasi dan komersialisasi pendidikan.
  12. Wujudkan pendidikan yang gratis, ilmiah, dan demokratis.

Banyak juga ya tuntutannya! Semoga aja bisa segera direalisasikan.

Kata Polisi

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugiratono bilang nggak ada insiden pemukulan dalam aksi ini. Cuma ada dorongan buat jaga situasi tetep kondusif. Dua orang yang sempet diamankan juga udah dilepas. Beliau juga ngingetin buat ngasih pemberitahuan aksi minimal tiga hari sebelumnya.

Apa Selanjutnya?

Kita tunggu aja ya, gimana kelanjutan dari aksi ini. Semoga pemerintah daerah bisa dengerin aspirasi mahasiswa dan ngasih solusi terbaik buat pendidikan di Sumsel.

Pendidikan adalah hak semua orang. Mari kita dukung upaya untuk mewujudkan pendidikan yang lebih baik dan merata di Indonesia! Jangan lupa tinggalkan komentar kalian di bawah, ya! Atau kunjungi lagi untuk mendapatkan informasi menarik lainnya. Semangat terus!

Posting Komentar