Nasdem Ngegas RUU Perampasan Aset: Giliran Setelah KUHAP Kelar!

Table of Contents

Wih, panas nih! Nasdem kasih kode keras soal RUU Perampasan Aset. Katanya sih, “Gas pol kalau Pak Prabowo pengen!” Tapi ada tapinya nih, KUHAP harus kelar duluan! Penasaran kan, kenapa gitu? Yuk, simak ulasan lengkapnya!

Nasdem Ngegas RUU Perampasan Aset: Tunggu KUHAP Beres Dulu!

Nasdem Ngegas RUU Perampasan Aset: Giliran Setelah KUHAP Kelar!
image just illustration

Jadi gini guys, Fraksi Nasdem di DPR RI mendukung penuh RUU Perampasan Aset, apalagi kalau itu jadi prioritasnya Presiden Prabowo. Tapi, mereka punya strategi jitu nih. Menurut mereka, revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) harus jadi fokus utama dulu.

Kenapa KUHAP Dulu?

Rudianto Lallo, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Nasdem, bilang KUHAP itu kayak “panduan” buat semua UU organik atau material. Ibaratnya, KUHAP ini fondasi hukumnya. Kalau fondasinya kuat, pembangunan hukum lainnya juga jadi lebih lancar.

“KUHAP menjadi panduan atau sekaligus pedoman pemberlakuan Undang-Undang organik atau material kita. Jadi ibarat kata, panduannya kita selesaikan dulu Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana ini,” jelas Rudianto.

Biar Aparat Gak Abuse of Power

Masalahnya, selama ini masih sering terjadi penyalahgunaan wewenang alias abuse of power oleh aparat penegak hukum (APH). Nah, KUHAP baru ini diharapkan bisa jadi pengawas yang lebih ketat buat APH. Jadi, gak ada lagi tuh cerita seenaknya sendiri!

Rel yang Jelas untuk UU Lainnya

Dengan KUHAP yang sudah direvisi, pembahasan RUU Perampasan Aset dan UU lainnya bakal lebih mudah. Soalnya, udah ada dasar atau “rel” yang jelas. Jadi, gak ada lagi tuh bingung-bingung mau mulai dari mana.

Dukungan Prabowo untuk RUU Perampasan Aset

Prabowo Dukung RUU Perampasan Aset
image just illustration

Presiden Prabowo sendiri udah menyatakan dukungannya terhadap RUU Perampasan Aset. Beliau bahkan mengajak buruh untuk bersama-sama melanjutkan perlawanan terhadap korupsi di Indonesia. Keren kan?

“Saudara-saudara, dalam rangka juga pemberantasan korupsi, saya mendukung Undang-Undang Perampasan Aset. Saya mendukung!” tegas Prabowo.

Apa Selanjutnya?

Nah, sekarang pertanyaannya, kapan nih KUHAP selesai direvisi? Terus, kapan RUU Perampasan Aset bisa dibahas dan disahkan? Kita tunggu aja kabar baiknya ya!

Kesimpulan:

Nasdem siap ngegas RUU Perampasan Aset, tapi KUHAP harus beres duluan. Tujuannya biar gak ada lagi penyalahgunaan wewenang dan semua proses hukum berjalan lancar. Dengan dukungan dari Presiden Prabowo, semoga RUU ini bisa segera terwujud dan jadi senjata ampuh melawan korupsi!

Gimana menurut kamu guys? Setuju gak kalau KUHAP diselesaikan dulu sebelum RUU Perampasan Aset? Yuk, share pendapatmu di kolom komentar! Jangan lupa pantengin terus update terbaru lainnya ya!

Posting Komentar