Ondel-Ondel Dilarang Ngamen? Ini Kata Pramono Soal Aturan Barunya!

Table of Contents

Wih, ada kabar seru nih soal ondel-ondel! Jadi, siap-siap ya, mungkin ke depannya kita nggak bakal sering lihat ondel-ondel ngamen di jalanan lagi. Kenapa tuh? Yuk, kita bahas lebih lanjut!

Ondel-Ondel Mau ‘Dirumahkan’?

Ondel-Ondel Dilarang Ngamen? Ini Kata Pramono Soal Aturan Barunya!
image just illustration

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, punya ide menarik nih. Beliau pengen bikin aturan yang melarang ondel-ondel dipakai buat ngamen di jalanan. Alasannya? Karena menurut beliau, ondel-ondel itu bagian dari budaya Betawi yang harus dijaga dan dilestarikan. Jadi, biar nggak “sembarangan” gitu, guys.

Kenapa Ngamen Dilarang?

Pramono bilang gini, “Saya termasuk yang kemudian memesankan supaya, mohon maaf ondel-ondel tidak digunakan untuk mengamen lah. Tetapi betul-betul dirawat dengan baik.” Nah, beliau pengennya sanggar-sanggar yang ada di Jakarta (ada 42 sanggar lho!) dibantu supaya bisa merawat ondel-ondel dengan baik. Keren kan?

Ondel-Ondel Mau Dipakai Buat Apa Dong?

Nah, ke depannya, Pramono berharap ondel-ondel bisa dimanfaatkan buat acara-acara atau kegiatan di Jakarta. Jadi, bukan cuma buat ngamen aja. Beliau juga bilang, “Ya orang itu enggak ngamen kalau dicukupi dan diberikan kesempatan untuk bisa tampil di ruang-ruang yang lainnya.” Bener juga ya!

Bikin Undang-Undang?

Wah, ternyata serius nih! Pramono bilang, “Sehingga undang-undang ya sudah nanti kita buat, kita undang berbagai acara di Ibu Kota, acara yang banyak banget.” Jadi, mungkin ke depannya bakal ada aturan resmi soal ondel-ondel ini.

Ondel-Ondel Harus Dinamis!

Pramono juga berharap ondel-ondel itu jadi budaya yang dinamis dan terus berkembang. “Saya sangat berharap bahwa ondel-ondel itu merupakan budaya yang dinamis, enggak statis. Tetapi harus juga mendapatkan apresiasi penghargaan yang memadai,” ujarnya.

Jadi, Gimana Nasib Ondel-Ondel?

Kayaknya sih, ke depannya kita bakal lihat ondel-ondel tampil lebih “berkelas” ya. Bukan lagi di jalanan, tapi di acara-acara resmi atau kegiatan budaya. Gimana menurut kalian? Setuju nggak nih sama ide Pak Pramono?

Yuk, Kasih Pendapatmu!

Gimana menurut kalian tentang aturan baru ini? Apakah ini langkah yang tepat untuk melestarikan budaya Betawi, atau justru malah membatasi kreativitas? Jangan ragu buat kasih pendapat di kolom komentar ya! Siapa tahu, ide-ide kalian bisa jadi masukan buat pemerintah.

Kalau kalian pengen tahu lebih banyak tentang perkembangan budaya Betawi atau berita menarik lainnya, jangan lupa kunjungi website ini lagi ya! Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Posting Komentar