Siti Muntamah Bela Guru Honorer Jabar: Nasib Mereka Harus Sejahtera!
Yuk, kita bahas berita hangat tentang perjuangan guru honorer di Jawa Barat! Kali ini, ada kabar baik dari Ibu Siti Muntamah, anggota DPRD Jawa Barat, yang nggak berhenti menyuarakan nasib para pahlawan tanpa tanda jasa ini. Simak selengkapnya!
Umi Siti: Pembela Guru Honorer Jawa Barat!¶
image just illustration
Ibu Siti Muntamah, atau yang akrab disapa Umi Siti, kembali menyoroti masalah yang sudah lama jadi perhatiannya: kesejahteraan guru honorer di Jawa Barat. Menurut beliau, kualitas pendidikan nggak akan bisa maksimal kalau para guru, terutama yang honorer, masih hidup dalam ketidakpastian. Beliau menyampaikan ini setelah menghadiri upacara Hardiknas di Kodam III Siliwangi, Kamis (⅖/25).
Kondisi Guru Honorer yang Memprihatinkan¶
Umi Siti mengungkapkan bahwa masih banyak guru honorer di Jawa Barat yang gajinya jauh di bawah standar kelayakan. Bahkan, ada yang honornya nggak lebih dari ongkos transportasi harian! Bayangin deh, udah ngajar sepenuh hati, tapi masih harus mikirin biaya hidup sehari-hari. Sungguh memprihatinkan!
Desakan untuk Pemerintah Daerah¶
Nggak tinggal diam, Ibu Siti mendesak pemerintah daerah untuk lebih serius memperjuangkan nasib para guru honorer. Beliau yakin Jawa Barat punya sumber daya yang cukup untuk mengalokasikan anggaran yang lebih berpihak pada para pendidik. “Kita selalu bicara soal kualitas pendidikan, tapi lupa bahwa fondasinya ada pada guru. Kalau gurunya sendiri masih kesulitan hidup, bagaimana kita bisa menuntut hasil terbaik?” ujarnya. teks yang sangat penting untuk diperhatikan.
Sistem Rekrutmen yang Kurang Adil¶
Selain masalah gaji, Umi Siti juga menyoroti sistem rekrutmen ASN dan PPPK yang dianggap kurang adil. Banyak guru honorer berpengalaman yang nggak lolos karena sistem seleksi yang nggak memberi ruang cukup untuk menilai dedikasi mereka. Padahal, mereka sudah mengabdi puluhan tahun!
Perhatian untuk Guru Mengaji¶
Nggak cuma guru honorer, Umi Siti juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap insentif guru mengaji. Beliau menekankan peran penting guru mengaji dalam membentuk akhlak generasi muda. “Berdasarkan sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa, sudah seharusnya negara hadir memberikan penghargaan dan dukungan yang layak bagi mereka karena mengajarkan agama,” tegasnya.
Aksi Nyata, Bukan Sekadar Ucapan¶
Umi Siti mengajak masyarakat untuk nggak sekadar mengucapkan “Selamat Hari Pendidikan Nasional,” tapi juga terlibat aktif memperjuangkan keadilan bagi para pendidik. “Guru honorer bukan hanya pengisi kekosongan kelas. Mereka adalah pondasi bangsa. Kita tidak bisa membangun Indonesia Emas di atas kelelahan dan ketidakpastian mereka,” pungkasnya.
Yuk, Kita Bergerak!¶
Kabar ini jadi tamparan keras buat kita semua. Guru adalah pahlawan yang membentuk masa depan bangsa. Sudah seharusnya kita memberikan dukungan penuh agar mereka bisa hidup sejahtera dan fokus mendidik generasi penerus. Jangan cuma diam! Mari kita suarakan dukungan kita untuk para guru honorer di Jawa Barat.
Gimana menurut kalian? Yuk, berbagi pendapat di kolom komentar! Jangan lupa juga untuk pantau terus update berita lainnya di sini. Sampai jumpa di artikel berikutnya!
Posting Komentar