Tragis! Depi Ditemukan Tak Bernyawa Usai Jadi Korban Buaya di Pasaman Barat.

Table of Contents

Waduh, berita tragis datang dari Pasaman Barat! Seorang pria bernama Depi Pahrizi (45) ditemukan meninggal dunia setelah jadi korban terkaman buaya. Simak selengkapnya di bawah ini!

Kronologi Kejadian Nahas

Tragis! Depi Ditemukan Tak Bernyawa Usai Jadi Korban Buaya di Pasaman Barat.
image just illustration

Kejadian ini bermula ketika Depi menyeberangi kanal di area PT BPP Bakrie, Kecamatan Koto Balingka, pada hari Senin (13/5/2025) siang. Tiba-tiba, seekor buaya menyerang dan menerkamnya. Mukri (43), rekan korban yang saat itu bersamanya, sempat berusaha menolong, tapi sayang usahanya gagal. Warga sekitar juga sempat melakukan pencarian, namun Depi tak kunjung ditemukan.

Pencarian Intensif Tim SAR Gabungan

Setelah menerima laporan dari warga, tim SAR gabungan langsung bergerak cepat. Pada hari Rabu (14/5/2025), operasi pencarian membuahkan hasil. Jenazah Depi ditemukan sekitar pukul 11.47 WIB, hanya berjarak 200 meter dari lokasi awal kejadian.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim SAR gabungan melakukan penyisiran intensif di sepanjang kanal,” ujar Hendri, Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang.

Pencarian dilakukan dengan sangat terkoordinasi, melibatkan tiga tim:

  1. Tim pertama menyisir perairan menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat.
  2. Tim kedua melakukan penyisiran darat sejauh 3,9 kilometer di sepanjang kanal.
  3. Tim ketiga melakukan pemantauan udara menggunakan drone.

Tim SAR juga menggunakan alat pendeteksi bawah air, Aqua Eye, untuk membantu proses pencarian.

Proses Evakuasi dan Apresiasi

Setelah ditemukan, jenazah Depi Pahrizi segera dievakuasi ke Puskesmas Ujung Gading untuk penanganan lebih lanjut. Setelah proses evakuasi dan pendataan selesai, dilakukan debriefing yang dihadiri oleh seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR.

Hendri menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, termasuk Pos SAR Pasaman, BPBD Pasaman Barat, Polsek Lembah Malintang, Koramil Ujung Gading, Local Hero Rescue, dan masyarakat setempat.

Data Operasi SAR

Berikut adalah rangkuman data operasi SAR yang dilakukan:

Aspek Detail
Tanggal Kejadian Senin, 13 Mei 2025
Tanggal Penemuan Rabu, 14 Mei 2025
Lokasi Penemuan 200 meter dari lokasi awal kejadian di kanal PT BPP Bakrie, Kecamatan Koto Balingka, Pasaman Barat
Personel Terlibat 81 orang
Peralatan Rescue Car Double Cabin, LCR, peralatan SAR air, peralatan medis, peralatan komunikasi, Aqua Eye, drone
Unsur Terlibat Pos SAR Pasaman, BPBD Pasaman Barat, Polsek Lembah Malintang, Koramil Ujung Gading, Local Hero Rescue, masyarakat setempat

Penutupan Operasi SAR

“Mengingat korban telah ditemukan, Kantor SAR Kelas A Padang mengusulkan penutupan operasi SAR ini,” pungkas Hendri.

Mari lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di area yang berpotensi terdapat hewan buas seperti buaya. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga keselamatan diri.

Semoga almarhum Depi Pahrizi mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Bagaimana pendapatmu tentang berita ini? Jangan ragu untuk berbagi komentar di bawah! Jika kamu ingin mendapatkan informasi menarik lainnya, jangan lupa untuk terus mengunjungi website kami. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Posting Komentar